2020 : Studi Pola Arus Geostopik di Perairan Indonesia menggunakan Data Satelit Altimetri Jason-2 dan Jason-3.

Dr. Eko Yuli Handoko ST.,MT.
Danar Guruh Pratomo ST.MT.
Mokhamad Nur Cahyadi ST.,M.Sc.,Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Daerah tropis memiliki variabilitas permukaan laut yang tinggi yang terkait dengan fenomena atmosfer lautan seperti ENSO dan angin muson. Indonesia yang terletak diantara Samudera Hindia dan Pasifik dilalui oleh jalur yang dikenal dengan Indonesia Trough Flow (ITF) yang membawa air hangat dan segar dari samudera pasisifik ke samudera Hindia melalui laut-laut di Indonesia . ITF berpengaruh terhadap variasi suhu air laut di Samudera pasifik dan India yang memainkan sirkulasi laut global maupun regional. Salah satu bentuk sirkulasi air laut adalah arus laut. Arus mempunyai peranan penting dalam memodifikasi cuaca dan iklim dunia.. Arus ini terbentuk dari keseimbangan gaya tekanan horizontal dan gaya coriolis. Dimana dapat dihitung menggunakan variasi dinamika permukaan air laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sea level anomaly dan arus geostropik yang dihubungkan dengan fenomena perubahan iklim dan angin muson. Faktor iklim seperti angina muson juga diperhitungkan untuk memahami dinamika dari setiap parameter. Penelitian ini dilakukan di perairan Indonesia. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi sea level anomaly dan komponen u,v arus geostropik dalam kurun waktu 2008 hingga 2018 dengan menggunakan data satelit altimetri. Metode yang digunakan yaitu analisis hubungan antara sea level anomaly dan arus geostropik dengan indeks MEI dan AUSMI. Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 1 tahun. Target luaran dari penelitian ini adalah artikel yang dimuat dalam jurnal internasional terindeks. Sebagai tambahan, hasil penelitian ini juga akan dipresentasikan pada seminar nasional. Seuai dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT), penelitian ini berada pada tingkat 2 dan mempunyai target TKT 3 dalam membuktikan konsep tentang variasi permukaan laut di Indonesia dengan relasinya terhadap fenomena ENSO dan Moonson menggunakan data satelit altimetri.