2019 : POTENTIAL POSITIONING FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANANAN PANGAN RUMAH TANGGA PENDERITA TUBECULOSIS PESISIR PANTAI SIDOARJO DENGAN METODE MARS DAN BIPLOT

Ir. Mutiah Salamah Chamid
Dra. Destri Susilaningrum M.Si
Dra. Sri Mumpuni Retnaningsih MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kasus Tuberculosis (TB) merupakan suatu permasalahan yang mengepidemi dalam suatu wilayah. Penyakit infeksi ini sangat mudah ditularkan melalui kontak udara, maka jika seorang yang sehat hidup dalam satu wilayah yang sama dengan seseorang yang menderita TB, akan beresiko tinggi untuk tertular penyakit TB. Kasus penyakit TB ini semakin diperparah dengan kondisi ketahanan pangan di suatu wilayah. Artinya jika wilayah tersebut mayoritas rumahtangganya rawan pangan atau tidak tahan pangan dan apabila di wilayah tersebut terdapat penderita TB maka penulran penyakit ini semakin cepat. Hal ini dikarenakan adanya keterkaitan antara ketahananpangan dengan kesehatan, semakin tidak tahan pangan suatu rumahtangga maka kan semakin rentan anggota rumahtangga terinfeksi penyakit terutama penyakit menular seperti TB. Penyakit TB merupakan penyakit infeksi yang masih mendominasi, Sidoarjo menempati urutan ketiga setelah Surabaya dan Jombang dalam hal jumlah penderita TB, kasus TB di Sidoarjo masih tinggi, jumlah kasus tersebut meningkat cukup drastis dari tahun 2015 sebanyak 2.298 kasus dan tahun 2016 sebanyak 2.939 kasus (Dinas Kesehatan Sidoarjo, 2016). Penelitian yang pernah dilakukan oleh peneliti diwilayah pesisir dan Non pesisir kota Surabaya pada tahu 2017 dan 2018 memberikan hasil bahwa model yang baik digunakan untuk pemodelan ketahanan pangan pada rumahtangga dengan penderita TB adalah pemodelan dengan metode Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka akan dilakukan penelitian terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada ketahanan pangan rumah tangga penderita TB di wilayah pesisir pantai Sidoarjo Jawa Timur dengan menggunakan pemodelan MARS, selain itu pula akan dilakukan pemposisian faktor potensi yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga penderita TB pada setiap kecamatan di pesisir pantai menggunakan metode Biplot. Sehingga dengan mengetahui pemposisian faktor berpengaruh pada tiap Kecamatan, maka diharapkan penanggulangan pada kasus ketahanan pangan dan penyakit TB akan lebih terarah dan terinci menurut wilayahnya dengan perlakuan yang berbeda menurut faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kata Kunci: Biplot, Ketahanan pangan, MARS, Pemposisian wilayah, Pesisir, , Tuberculosis (TB)