2018 : Pengembangan Sistem Tanggap Darurat untuk Minimasi Waktu Respon Kondisi Bahaya di Kampus ITS (Pengembangan SIGAP ITS Versi 2)

Dr.Ir. Sri Gunani Partiwi M.T.
Dyah Santhi Dewi S.T, M.Eng.Sc, Ph.D
Arief Rahman ST., M.Sc
Fitri Nuraini Setiowati, A.Md


Abstract

Kondisi darurat merupakan keadaan yang memerlukan respon dan ketanggapan yang cepat dan tepat agar dampak dari suatu kecelakaan atau bahaya menjadi minimal. Kesiaptanggapan terhadap suatu kondisi darurat sangat ditentukan oleh kecepatan dan keakuratan identifikasi suatu kecelakaan atau bahaya oleh tim tanggap darurat atau petugas yang memahami penanganan kondisi darurat atau lingkungan sekitar. Sehingga efektivitas penyampaian kondisi darurat oleh penghuni/personil yang mengalami atau menemukan kecelakaan atau kondisi bahaya menjadi aspek kritis dalam perencanaan tanggap darurat. Kampus ITS tidak lepas dari adanya kemungkinan terjadinya kecelakaan ataupun bahaya dengan tingkat risiko yang harus di mitigasi dengan tepat. Kampus ITS telah memiliki pusat posko keamanan dan keselamatan yang berada dibawah pengelolaan Satuan Keamanan dan Keselamatan Kampus (SKK ITS). Pusat posko ketanggapdaruratan ITS tersebut telah memiliki nomor kontak dalam kondisi darurat. SKK ITS telah menerapkan aplikasi SIGAP ITS yang merupakan aplikasi bergerak yang digunakan untuk penjadwalan patroli serta media komunikasi dalam kondisi darurat. SIGAP ITS merupakan salah satu keluaran dari hibah kebijakan tahun 2017. Penelitian ini akan mengembangkan aplikasi SIGAP ITS menjadi aplikasi yang memiliki kemampuan sebagai alat pendukung dalam kondisi darurat di kampus ITS. Peluang pengembangan aplikasi bergerak yang mampu digunakan sebagai alat ketanggapdaruratan seperti button emergency dan pelaporan keadaan bahaya di area kampus ITS akan menjadi kajian perancangan sistem informasi bergerak. Keluaran utama dari penelitian ini adalah software aplikasi SIGAP versi 2 dengan kemampuan sebagai emergency response application dan tombol darurat wireless sebagai hardware system.