2019 : PENGEMBANGAN PRODUK BATIK DAN TURUNANNYA DI KAWASAN DOLLY-JARAK DENGAN PENDEKATAN PARTISIPATORI

Dr. , Ir. Setiawan M.S.
Dyah Santhi Dewi S.T, M.Eng.Sc, Ph.D
Eka Dian Savitri S.Hum.,M.A
Waluyohadi, S.Ds, M.Ds


Abstract

Penelitian ini adalah penelitian berkelanjutan yang dimulai sejak tahun 2017. Hasil penelitian unggulan Tahun 2017 yang berjudul “Rancangan Pola Kemitraan Pemerintah Dan Swasta Untuk Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kewirausahaan Di Dolly�telah mengidentifikasikan beberapa UKM Dolly-Jarak yang berpotensi untuk dikembangkan dalam konsep One Gang One Product (ONGOP) termasuk didalamnya adalah UKM Batik, Samijali, Tempe Bang Jarwo, Orumy (minuman sari rumput laut) dan Telur Asin. Kemitraan berbasis Triple Helix telah pula diinisiasi dan diusulkan kebeberapa pihak seperti Perusahaan PT Pelindo III, Bank Indonesia dan pihak Pemerintah Kota Surabaya. Kemitraan ini diperlukan untuk mendukung pemulihan kondisi ekonomi masyarakat pasca penutupan kawasan. Pada penelitian lanjutan di tahun 2018, penelitian difokuskan untuk pengembangan salah satu produk unggulan UKM, yaitu desain Batik dalam bentuk prototype. Hal ini didasarkan pada analisa potensi UKM Batik dan kompetensi ITS. Pengembangan desain dilakukan dengan mengunakan pendekatan Kansei Engineering. Pada Tahun 2019 ini, penelitian hendak difokuskan pada pengembangan lebih lanjut produk turunan batik dan tahapan produksi serta komersialisasi. Pendekatan pastisipatori dan desain thinking akan menjadi metode utama dalam penelitian ini. Selain itu pelatihan dan diseminasi produk juga akan dilakukan pada stakeholder terkait. Diakhir penelitian ini diharapakan kerjasama antar stakeholder dapat terjalin lebih baik, sehingga pengembangan kawasan ekonomi Dolly-jarak dapat benar-benar terwujud. Kata Kunci: Pengembangan produk batik, Design thingking, partisipatori, Triple Helix, Dolly-Jarak