2018 : PENGARUH MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADA KONDISI TANAH DENGAN KANDUNGAN SALIN, TANAH KERING, DAN TANAH BERTEKSTUR PASIR

Ir. Sri Nurhatika M.P
Kristanti Indah Purwani S.Si., M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kesuburan tanah merupakan faktor yang penting dalam menjamin pertumbuhan dan produksi tanaman yang optimum (Pinatih dkk., 2015). Tanah di indonesia memiliki tingkat kesuburan yang berbeda-beda, dimana tingkat kesuburan tanah yang rendah tentu akan memerlukan input yang banyak sehingga pada prosesnya akan membutuhkan biaya yang mahal (Tufaila dan Syamsu, 2014), sehingga diperlukan faktor penunjang untuk dapat menjamin pertumbuhan dan produksi tanaman tetap optimum tanpa merusak lingkungan, salah satunya yakni dengan menggunakan mikoriza. Upaya untuk mengatasi kesuburan tanah dapat dilakukan dengan pemanfaatan cendawan Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA). Cendawan MVA dapat bersimbiosis dengan akar dan mempunyai peranan yang penting dalam pertumbuhan tanaman, antara lain meningkatkan serapan fosfat (P) dan unsur hara lainnya, seperti N, K, Zn, Co, S dan Mo, meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, salinitas dan memperbaiki agregat tanah (Sukarno, 2003). Sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian terhadap efektifitas mikoriza dalam membantu tanaman yang tumbuh dalam kondisi lingkuyang yang dapat mengganggu pertumbuhan dan menurunkan hasil produksi optimum.