2020 : OPTIMASI PRODUKSI ANODA KORBAN PADUAN LOGAM ALUMINIUM DAN SENG DENGAN METODE SAND CASTING DAN DNV RB 401 TEST UNTUK APLIKASI Di LINGKUNGAN AIR LAUT

Prof. Dr. Ir. Sulistijono DEA.
Tubagus Noor Rohmannudin ST., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar. Sebagai negara kepulauan, tentunya Indonesia membutuhkan sarana untuk menghubungkan antar pulau salah satunya adalah kapal. Faktanya, kecelakaan dalam pelayaran menunjukkan tren yang meningkat. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan adalah korosi pada kapal dilingkungan air laut. Salah satu metode pencegahan korosi adalah menggunakan metode Sacrificial Anode Cathodic Protekction (SACP). Prinsip dari SACP adalah dengan menghubungkan logam yang lebih reaktif atau anoda korban ke logam yang ingin diproteksi atau katoda. Anoda korban yang sering digunakan di lingkungan air laut adalah anoda korban paduan seng (Zn) dan aluminium (Al). Karakteristik anoda korban berbasis Al dan Zn ini tergantung pada unsur-unsur penambahnya. Penambahan unsur-unsur seperti magnesium dan timah pada anoda korban paduan seng dapat membentuk korosi yang seragam (uniform). Hal ini sesuai dengan penelitian yang lakukan oleh Prosek (2016) dan Scheiber (2014). Sedangkan penambahan unsur silikon dan indium pada anoda korban paduan aluminium dapat menghambat terbentuknya lapisan pasif pada anoda korban. Hal ini sesuai dengan penelitian Deni et al (2017). Bentuk korosi seragam dan terhambatnya pembentukan lapisan pasif dapat meningkakan efisiensi anoda korban. Berdasarkan keterangan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk memproduksi anoda korban berbasis Al dan Zn menggunakan metode sand casting menerapkan low-cost processing pada sistem produksinya yang siap diaplikasikan di lingkungan air laut. Produksi anoda korban tersebut dilakukan dengan penambahan unsur-unsur seperti magnesium, timah, silicon dan indium untuk mendapatkan efisiensi yang maksimal. Tahapan pertama dari penelitian ini adalah merancang (desain) anoda korban dan pattern yang digunakan untuk pengecoran logam. Setelah proses pengecoran anoda korban, dilakukan pengujian komposisi untuk mengetahui komposisi unsur anoda korban. Setelah itu, dilakukan pengujian karakterisasi menggunakan SEM-EDX, XRD dan pengujian kapasitas arus menggunakan metode DNVGL RPB401 dan weight loss method. Luaran yang ingin dicapai pada penelitian kali ini adalah prototipe anoda korban paduan aluminium dan paduan seng, dan publikasi jurnal ilmiah berkategori Q2.. Kata Kunci : Korosi, Kapasitas Arus, Paduan Aluminium, Paduan Seng, Anoda korban