2019 : PENGARUH KEDALAMAN PENETRASI DAN KECEPATAN PUTAR TERHADAP KONDUKTIVITAS ELEKTRIK SAMBUNGAN ALUMINIUM DAN TEMBAGA HASIL FRICTION STIR LAP WELDING (FSLW) UNTUK APLIKASI LISTRIK ARUS TINGGI

Agung Purniawan ST. M.Eng
Lukman Noerochim S.T, M.Sc.(Eng),Ph.D
Wikan Jatimurti ST., M.Sc
Alvian Toto Wibisono S.T., M.T.


Abstract

Penyambungan logam aluminium dan tembaga saat ini mendapat perhatian lebih dari peneliti di dunia. Sambungan ini disebut bimetallic joint yang pada umumnya digunakan sebagai alat-alat kelistrikan. Untuk dapat digunakan sebagai alat kelistrikan, maka diperlukanlah metallurgical joints. Namun dalam praktiknya masih ditemukan kendala berupa munculnya celah pada daerah sambungan. Dikarenakan aluminium dan tembaga memiliki afinitas yang tinggi satu sama lain, maka fusion welding tidak dapat dilakukan dan menjadikan solid-state welding sebagai solusi terbaiknya. Pada penggunaan friction stir welding sebagai proses penyambungan aluminium dan tembaga, didapati bahwa perbedaan kedalaman penetrasi yang sangat kecil menjadi kesulitan dalam memperoleh kedalam penetrasi yang akurat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh kedalaman dan kecepatan rotasi mata pahat pada hasil sambungan. Kedalaman penetrasi mata pahat yang akan diteliti adalah 0 mm, 0.2 mm dan 0.5 mm. sedangkan kecepatan rotasi mata pahat adalah 500 rpm, 750 rpm dan 1000 rpm. Untuk mengetahui kemunculan celah pada daerah sambungan, dilakukan pengujian SEM pada permukaan sambungan dan untuk mengetahui jenis senyawa intermetalik di daerah sambungan dilakukan uji XRD. Sedangkan untuk megetahui dan menganalisa nilai konduktivitas dari benda uji, dilakukan pengujian micro ohmmeter.