2019 : Pengembangan Layout Interior Pesawat N219 Air Ambulance untuk Meningkatkan Teamwork Tim Paramedis Udara pada Proses Transfer Antar Rumah Sakit

Andhika Estiyono ST., MT.


Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang masih memiliki berbagai masalah pada aspek pelayanan medis. Banyak daerah di Indonesia tidak memiliki fasilitas medis yang memadai. Rendahnya ketersediaan ambulans menyebabkan penduduk di daerah terpencil mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Ambulans udara membantu mengoptimalkan mobilisasi ambulans sebagai sarana warga dalam mengakses layanan kesehatan ketika mentransfer lebih dari 241 km dengan perawatan medis. Transfer antar rumah sakit memfasilitasi transfer pasien dari rumah sakit daerah terpencil ke rumah sakit pusat atau rumah sakit spesialis untuk perawatan khusus. Desain kabin ambulans udara untuk transfer antar rumah sakit di Indonesia sebagian besar kurang mempertimbangkan formasi yang sesuai untuk mendukung tugas paramedis. Hal ini dapat menyebabkan ketidaksesuaian aktivitas dan peralatan medis yang diperlukan sehingga dapat menghambat aktivitas dan kerjasama paramedis dalam penanganan kepada pasien. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data melalui metode seperti Contextual Inquiry, User Journey Map, Deep Interview, dan User Stories. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan desain interior pesawat N219 sebagai ambulans udara dalam rangka mempermudah tim paramedis udara untuk melakukan kerjasama, komunikasi internal, dan tetap berfokus pada pasien selama on flight treatment.