2018 : Pengembangan Kerjasama Triple Helix untuk Local Economic Activation di Kampung Dolly Kota Surabaya

Ir. Sardjito MT
Vely Kukinul Siswanto ST, MT

Year

2018

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Saat ini Walikota Surabaya ibu Tri Rismaharini telah merubah branding negatif Kampung Dolly menjadi kampung wisata dengan beragam pilihan mulai dari kampong seni mural, kampong bermain, kampong seni, kampong hijau, kampong oleh-oleh dan kampong kuliner. Diharapkan dengan branding yang baru ini maka Local Economic Activation di Kampung Dolly akan berkembang dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung tersebut. Meskipun beberapa UMKM telah dibentuk untuk pengembangan ekonomi lokal di Kampung Dolly nyatanya masih banyak permasalahan yang dihadapi baik dari proses produksi hingga pemasaran. Salah satu faktor yang menyebabkan permasalahan ini adalah karena kurangnya kerjasama antara pihak pemerintah, akademisi dan swasta atau yang disebut Triple Helix dalam pengembangan potensi ekonomi kreatif ini (Siswanto, 2017). Kurangnya kerjasama Triple Helix dapat terlihat dari kurangnya penggunaan teknologi inovatif dari akademisi untuk proses produksi, pemasaran yang kurang melibatkan pihak swasta dan kebijakan pemerintah terutama dalam hal pengurusan perijinan yang kurang maksimal (Siswanto, 2017). Kerjasama ini sangat penting dilakukan agar segala potensi yang dimiliki oleh Kampung Dolly dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya penelitian ini, kerjasama Triple Helix dapat dirancang sebagai modal pengembangan Local Economic Activation untuk mendukung branding Kampung Wisata Dolly, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing industri kreatif yang terdapat di Kota Surabaya ke tingkat nasional maupun internasional.