2020 : Studi Numerik Efek Flow Disturbance terhadap Kinerja Turbin Sumbu Vertikal untuk Indonesia dengan Kecepatan Arus Laut Rendah

Dr. Dendy Satrio S.ST
Suntoyo ST., M.Eng., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Teknologi konversi energi arus laut banyak diusulkan sebagai solusi untuk pembangkit listrik dengan sumber energi terbarukan. Di lain sisi, sebagian besar pembangkit listrik di Indonesia masih menggunakan sumber energi kovensional. Hingga saat ini teknologi arus laut tersebut masih pada tahap penelitian, pengembangan, dan pengujian lapangan. Turbin tipe vertikal memiliki beberapa kelebihan yaitu lebih murah dalam produksi, kemudahan instalasi karena generator dapat diletakkan di atas struktur dan cocok untuk sistem terapung. Kelebihan itu sangat sesuai dengan kondisi lingkungan laut dan kemampuan teknologi produksi yang ada di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki potensi praktis energi arus laut yang mencapai 18 GW. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari topik penelitian doktoral anggota peneliti yang sudah dikerjakan. Penelitian doktoral sebelumnya telah mengkaji tentang kinerja turbin vertikal dengan tiga parameter yaitu (1) kemampuan self-start, (2) fluktuasi torsi dan (3) efisiensi. Pada saat eksperimen waktu studi doktoral, ditemukan suatu fenomena bahwa dengan adanya flow disturbance di depan turbin maka dapat membuat turbin yang awalnya tidak bisa berputar dalam arus rendah menjadi dapat berputar. Efek flow disturbance ini perlu dikaji lebih dalam agar dapat diperoleh bentuk dan jarak yang optimal. Metode yang digunakan adalah kajian numerik menggunakan software Computational Fluid Dynamics (CFD). Hal ini karena sangat sesuai dengan laboratorium afilasi tim peneliti yaitu Laboratorium Komputasi dan Pemodelan Numerik. Penelitian ini penting dilakukan karena belum banyak peneliti yang fokus mendalami masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan ekstrasi energi di wilayah dengan potensi arus yang rendah seperti yang ada di Indonesia. Target luaran penelitian ini adalah wajib satu Jurnal Internasional terindeks Scopus Q2 (target Journal of Marine Science and Application diterbitkan Springer, Q2, H-index 18, SJR 0,37) dan tambahan diharapkan dapat mengikuti konferensi internasional yang fokus di bidang ini yaitu AWTEC 2020 di Australia (Asian Wave and Tidal Energy Conference).