2019 : Studi Pengaruh Perlakuan Panas dan Waktu Tahan pada Pengecoran Paduan Aluminium 6061 Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan, dan Konduktivitas Listrik Material

Ir. Rochman Rochiem M.Sc.
Agung Purniawan ST. M.Eng
Dian Mughni Fellicia ST., M.Sc
Alvian Toto Wibisono S.T., M.T.


Abstract

Aluminium (Al) merupakan light metal non-ferrous dengan densitas sebesar 2,7 g/cm3, konduktivitas listrik tinggi, konduktivitas termal tinggi, dan juga ketahanan korosi yang baik, sehingga banyak diaplikasikan dibidang listrik dan elektronik. Al 6061 merupakan salah satu paduan alumunium yang banyak diaplikasikan untuk piranti komponen listrik dimana salah satunya adalah house moving contact resistor. Pada penelitian ini dilakukan proses pengecoran dengan menggunakan electric furnace dan metode pengecoran permanent open mold casting dimana Al dipadukan dengan penambahan unsur magnesium (Mg) 1,2% dan silikon (Si) 0,6% untuk mendapatkan paduan Al 6061. Hasil dari pengecoran tersebut diberikan proses perlakuan panas annealing dengan variasi waktu tahan 1, 2, dan 3 jam, artificial aging dengan variasi waktu tahan 15, 18, dan 21 jam dan dan juga natural aging dengan variasi waktu tahan 720, 1440, 2160 jam. Perlakuan panas dengan variasi waktu tahan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap struktur mikro, sifat mekanik, dan konduktivitas listrik paduan aluminium 6061. Pengujian yang dilakukan pada studi ini adalah pengujian kekerasan (metode brinell), pengujian metalografi dengan mikroskop optik dan SEM, pengujian komposisi, pengujian tarik dan pengujian konduktivitas listrik dengan LCR meter.