2018 : STUDI MODEL ANALISA RISIKO PENGARUH PERUBAHAN SPESIFIKASI SELAMA PROSES PEMBANGUNAN KAPAL

Ir. Heri Supomo M.Sc
Imam Baihaqi S.T., M.T.

Year

2018

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Keterlambatan dalam proses pembangunan kapal cukup banyak dan sering terjadi pada galangan kapal di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah karena keterlambatan proses pengadaan material kapal, khususnya mesin utama dan material impor. Selain proses pengadaan, delivery kapal yang tidak sesuai jadwal ini juga disebabkan oleh desain kapal dan spesifikasi teknis yang kurang jelas. Ketidakjelasan spesifikasi kapal pada akhirnya menyebabkan perubahan spesifikasi pada saat proses pembangunan. Perubahan pada spesifikasi teknis bisa terjadi pada: badan kapal (main hull), permesinan kapal (machinery) atau peralatan serta perlengkapan kapal (equipment & outfitting). Misalkan pada badan kapal yaitu adanya perubahan rencana garis, perubahan rencana umum, perubahan rencana konstruksi. Perubahan ini tentunya akan berdampak pada perhitungan teknis lainnya. Seperti diketahui bahwa proses desain dan engineering kapal tidak bisa dilakukan dalam satu kali putaran (pada konsep spiral desain). Namun beberapa kali putaran iterasi, untuk mendapatkan hasil perhitungan yang presisi dan mendekati realisasi. Hal ini akan berimplikasi terhadap biaya desain sebelum dibangun. Proses lebih parah akan terjadi jika pada saat kapal sedang dibangun mengalami perubahan spesifikasi. Risiko terjadinya kerugian pada galangan kapal akan sangat besar jika tidak dilakukan perhitungan atau prediksi sebelumnya. Pada penelitian ini akan dilakukan studi terkait model analisis risiko pengaruh perubahan spesifikasi selama proses pembangunan kapal. Proses pembangunan kapal ukuran 1200 GT dianalisa dan diidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi selama proses pembangunan. Pemodelan analisis risiko dirancang dengan pendekatan proses dan work-breakdown structure. Hasil luaran pemodelan ini nantinya bisa digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada owner, galangan atau konsultan kapal agar bisa memprediksi implikasi biaya yang terjadi pada proses pembangunan kapal.