2018 : Feasibility Study Perancangan ECG 12 Channel terkoneksi internet untuk Screening penyakit jantung koroner di Puskesmas

Ir. Hendra Kusuma M.Eng.Sc.
Dr. Tri Arief Sardjono S.T, MT.
Norma Hermawan S.T., M.T.
Muhammad Hilman Fatoni S.T., M.T


Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit jantung penyebab kematian tertinggi bagi pria maupun wanita di dunia. Sebuah data dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika menyebutkan penyakit ini telah membunuh lebih dari 370.000 orang setiap tahunnya. Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh arteri yang memasok darah ke jantung mengeras dan menyempit akibat penumpukan kolesterol dan zat lainnya atau lebih dikenal dengan plak. Ketika plak semakin menumpuk dan menyumbat aliran darah, jantung tidak mendapatkan pasokan darah, oksigen dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan jantung untuk berfungsi secara normal. Demikian juga di Indonesia, banyak penderita jantung koroner yang usianya masih relatif muda. Oleh karena itu diperlukan sebuah kebijakan screening atau pemantauan awal yang terintegrasi dan berlaku untuk mulai fasilitas kesehatan primer (puskemas) dengan dipandu oleh dokter spesialis pada rumah sakit rujukan. Perancangan ECG 12 channel yang dilakukan pada tahap ini dimaksudkan sebagai langkah awal awal penyakit jantung koroner dapat discreenig sejk awal sehingga dapat dicegah sedini mungkin.