2018 : Prediksi Kekasaran Permukaan Hasil Surface Grinding Berbasis Sinyal Getaran Akibat Variasi Grit Size dan Grinding Overlap Ratio

Ir. Bobby Oedy Pramoedyo S. MSc., Ph.D.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Suhardjono MSc.
Ir. Sampurno. MT
Bambang Pramujati ST, MSc.Eng, Ph.D


Abstract

ABSTRAKSI Komponen-komponen mesin high performance and high efficiency memerlukan presisi dan akurasi tinggi serta kualitas kehalusan permukaan yang sangat tinggi pula. Komponen tersebut hanya bisa dibuat dengan proses penggerindaan. Namun kualitas hasilnya sangat tergantung tidak hanya pada parameter penggerindaan saja, tetapi juga getaran selama proses berlangsung. Getaran relatif antara grinding wheel (roda batu gerinda) dan benda kerja sebagai testpiece komponen mesin yang digerinda sangatlah mempengaruhi kekasaran permukaan hasil penggerindaannya. Hal ini sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang didanai lokal ITS tahun 2017 yang lalu dan makalah jurnal masih dalam review pada “International Review of Mechanical Engineering (I.RE.M.E)�yang terindeks SCOPUS Q2. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa gritsize batu gerinda juga sangat berpengaruh baik pada getaran maupun kekasarannya. Oleh karena itu pada penelitian tahun 2018 ini akan diteliti lebih lanjut seberapa jauh korelasi antara gritsize dan dressing overlap ratio terhadap getaran dan kekasaran permukaan hasil penggerindaan dari surface grinding machine. Penelitian ini juga merupakan inovasi baru dalam aplikasi analisis getaran dan sebagai pembuka tabir baru untuk mengamati secara langsung kualitas hasil proses pemesinan khususnya proses penggerindaan berdasarkan level getarannya. Karena selama ini kualitas kekasaran permukaan hanya bisa diketahui setelah proses penggerindaan selesai dan kemudian diukur kekasaran permukaan dan baru diketahui hasilnya. Selain daripada itu analisis getaran pada proses pemesinan selama ini hanya digunakan untuk mendeteksi apakah proses stabil atau tidak stabil, timbul adanya chatter atau tidak. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan eksperimen proses penggerindaan (grinding) benda kerja dari hardened tool steel yang awalnya dengan grinding wheel gritsize 46 diulang sebanyak 3 kali untuk setiap test piece dan mengukur level getarannya selama proses berlangsung, kemudian mengukur kekasaran permukaan benda kerja hasil grinding dengan surface roughness tester. Selanjutnya batu gerinda diganti dengan gritsize 60, 80 dan 100 serta memvariasikan Grnding overlap ratio dan dilakukan lagi siklus proses seperti tersebut diatas. Setelah itu melakukan analisis korelasi antara level getaran dan hasil pengukuran kekasaran permukaannya serta menganalisis seberapa jauh kontribusi gritsize grinding wheel dan Grinding overlap ratio yang diamati. Luaran penelitian ini ditargetkan pada publikasi journal internasional yang terindeks scopus yang bereputasi Q2 dan thesis S2. Hal ini juga baik secara langsung maupun tidak langsung akan mengangkat nama ITS dalam “Go International�