2019 : DAUR ULANG LIMBAH BOTOL BAHAN KIMIA UNTUK PEMBUATAN NATRIUM SILIKAT

Zahrotul Istiqomah S.Si., M.Si
Agus Rahmantiyoko

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Limbah kaca merupakan limbah anorganik yang biasanya ditemukan dalam bentuk botol, pecahan dan lembaran, di Indonesia keberadaan limbah kaca sangat melimpah yakni mencapai 0,7 ton per tahun. Sebelum menjadi limbah, kaca diperoleh melalui proses pembakaran dengan suhu rata-rata 1400 0C, proses pembakaran tersebut membutuhkan energi yang cukup banyak untuk menghasilkan emisi, sedangkan ketika sudah menjadi limbah, kaca sulit terurai kembali di alam, bahkan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun. Di Departemen Kimia Fakultas Sains ITS limbah kaca berasal dari botol-botol bahan kimia yang sudah habis, selama ini botol bahan kimia yang sudah tidak terpakai dibuang begitu saja di tempat penampungan sampah tanpa ada pengolahan lebih lanjut, hal ini sudah terjadi selama bertahun-tahun sehingga terjadi penumpukan botol-botol bekas bahan kimia yang sangat mengganggu dan mencemari lingkungan. Salah satu solusi untuk menanggulangi limbah botol kaca adalah dengan cara memanfaatkan kembali atau daur ulang agar mempunyai nilai ekonomis. Limbah dari botol kaca mempunyai potensi untuk diolah menjadi sebuah produk baru yaitu natrium silikat (Na2SiO3). Di Laboratorium Fundamental Departemen Kimia Fakultas Sains natrium silikat biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis zeolit pada praktikum Sintesis Kimia Material dan Anorganik. Pada penelitian ini pembuatan natrium silikat dilakukan dengan mereaksikan silika hasil destruksi dengan larutan NaOH, variabel yang dipelajari dalam penelitian adalah variasi konsentrasi NaOH, rasio solid/liquid antara silika dengan larutan NaOH dan variasi suhu. Keyword : Limbah kaca, daur ulang, natrium silikat