2018 : KONSEP PENERAPAN OPEN BUILDING DI KAWASAN PECINAN KOTA PEKALONGAN

Wahyu Setyawan S.T., M.T.
Tanti Satriana Rosary Nasution S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kawasan permukiman lama merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada sebuah kota dan telah menjadi bukti yang menunjukkan perkembangan sebuah kota bahkan identitas kota itu sendiri. Sementara itu, pembangunan yang terjadi di sebuah kota merupakan sebuah proses yang tidak terelakkan sebab kota merupakan entitas yang dinamis. Perubahan dan adaptasi pada banyak bagian kota menujukkan proses yang dinamis ini – permukiman lama maupun kawasan cagar budaya termasuk di dalamnya. Adaptabilitas dan bangunan lama cenderung menjadi dua istilah yang kontradiktif. Pada satu sisi, adaptabilitas merujuk pada sejauh mana sebuah bangunan dapat mengadaptsikan dirinya ke dalam konteks lingkungan yang berubah dalam banyak aspek. Di sisi lain, bangunan-bangunan lama yang dibangun pada masa lampau memiliki kecenderungan untuk sebuah fungsi spesifik yang sulit diubah. Open building merupakan sebuah pendekatan desain arsitektur yang berdasar pada adaptabilitas dan memandang lingkungan bina sebagai artefak yang tak pernah selesai. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pada kawasan urban dan suburban, salah satu kawasan bersejarah yang cepat mengalami perubahan adalah kawasan permukiman Tionghoa lama. Hal ini menarik sebab umumnya rumah-rumah etnis Tionghoa memiliki bentuk dan tatanan ruang yang lebih tetap. Penelitian ini akan menelaah bagaimana pecinan di Kota Pekalongan beradaptasi dengan kondisi dan perkembangan masa kini. Telaah tersebut kemudian diterjemahkan sebagai dasar untuk menyusun konsep penerapan open building pada bangunan-bangunan yang ada di kawasan tersebut untuk penggunaan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Kawasan pecinan diobservasi langsung untuk mengetahui adaptasi yang berlangsung pada bangunan-bangunan di sana. Data dan analisa dari observasi digunakan untuk menyusun konsep dan simulasi desain penerapan open building di kawasan tersebut. Kata kunci: adaptabilitas, kawasan pecinan, open building