2019 : Penggunaan Balanced Scorecard Dalam Penyusunan Perencanaan Pengadaan Belanja Modal Laboratorium Untuk Peningkatan Efisiensi Anggaran Di Lingkungan ITS

Hertina Susandari S.T., M.T.
Dyah Ayu Prasetyawati ST, M.Medkom
Faizal Rizal SE
Fatin Fahimah SE


Abstract

Sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember menghadapi tantangan berupa persaingan yang makin tinggi yang menuntut peningkatan kemampuan penguasaan dan penerapan IPTEK dalam rangka menghadapi perkembagan global meunju ekonomi berbasis pengetahuan. Globalisasi juga memberikan implikasi yang signifikan terhadap perlunya atisipasi dan penyiapan berbagai hal di sektor pendidikan. Mengingat kekayaan alam dan jumlah penduduk Indonesia yang banyak, hal ini merupakan daya tarik bagi pihak lain untuk datang baik berinvestasi usaha maupun menjadikan sebagai pasar potensal sehingga akan terjadi pergerakan SDM, modal dan lainnya.Perguruan tinggi harus siap menjadi industry jasa komersial dalam era pasar bebas dan mengikuti kompetisi global tersebut. Salah satu isu strategis global yang perlu diperhatikan dalam pengembangan pendidikan tinggi adalah financial sustainability, yaitu meningkatan kemampuan revenue generation dan peningkatan efektifitas dan efisiensi anggaran. Salah satu metode untuk meningkatkan efisiensi anggaran adalah dengan membuat sistem perencanaan anggaran yang baik, termasuk perencanaan pembelian barang/alat laboratorium. Penelitian ini bertujuan membuat metode perencanaan pengadaan barang/alat (belanja modal) di laboratorium di lingkungan ITS dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Balanced Scorecard adalah metode penilaian kinerja yang komprehensif yang didasarkan pada empat perspektif, yaitu ; (1) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, (2) perspektif proses internal, (3) perspektif pelanggan dan (4) perspektif keuangan. Balanced Scorecard merupakan suatu sistem manajemen kerja bukan semata-mata sistem pengukuran kinerja, yang berusaha menerjemahkan visi dan misi organisasi ke dalam aksi yang nyata berdasarkan umpan balik secara internal dari proses bisnis yang dijalankan dan secara eksternal dari hasil yang diperoleh, baik dari respons pelanggan maupun kesehatan keuangan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Lingkungan ITS, Departemen Desain Produk ITS Surabaya. Adapun beberapa laboratorium yang akan dikunjungi adalah Lab Human Centered Design, Lab Strategic Design Management, dan Lab IDIG. Rencana luaran penelitian kebijakan ini adalah rekomendasi kepada Direktur Direktorat Perencanan Anggaran dan Logistik yang nantinya dapat digunakan sebagai masukan dan pertimbangan kepada pimpinan di Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sarana Prasarana Kata kunci : Balanced Scorecard , efisiensi anggaran, kinerja