2018 : Pengembangan Teknik imobilisasi bioreceptor pada keping QCM untuk aplikasi biosensor

Ir. Tasripan Ir., MT.
Ir. Totok Mujiono M.IKom

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penerapan sensor biologi (biosensor) meningkat dengan pesat selama satu dekade terakhir ini terutama disebabkan oleh potensi aplikasinya yang luas dari lingkungan, industri sampai pada sektor kesehatan. Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa teknologi biosensor biologi memiliki potensi yang besar untuk aplikasi diagnosa di tempat (point of care) dengan kualitas yang sama atau melebihi standard laboratorium. Salah satu kandidat terbaik untuk kebutuhan tersebut adalah biosensor berbasis quartz crystal microbalance (QCM) karena dapat dimungkinkan untuk dibuat sistem diagnosa yang murah dan portabel. QCM adalah transducer piezoelektrik yang berfungsi sebagai resonator pada rangkaian osilator dan dapat bekerja pada fase gas maupun cair. Untuk dapat bekerja sebagai biosensor, QCM perlu dilapisi oleh bioreceptor seperti antibody, DNA, enzim dan sebagainya. Bioreceptor bertugas menangkap analit biologi seperti virus, bakteri dan sebagainya yang sesuai dengan bioreceptor tersebut. Pelapisan keping QCM dengan bioreceptor adalah salah satu tahap yang menentukan (penting) dalam pembuatan biosensor berbasis QCM. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas sensor, lapisan atau membran yang lain seperti misalnya biopolimer perlu diberikan sebelum pelapisan bioreceptor. Penelitian ini bertujuan untuk menginisiasi dan mengembangkan platform biosensor berbasis QCM. Penelitian terutama dititik beratkan pada pengembangan teknik pelapisan dan pemilihan jenis membran serta bioreceptor pada QCM. Komponen serta bahan penelitian seperti QCM, membran, serta bioreceptor dipilih dari yang tersedia di pasaran. Karakterisasi dari rekayasa sensor setelah pelapisan adalah luaran yang utama dari penelitian ini. Hasil penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut ke penelitian bersama lintas fakultas/ jurusan/universitas atau penelitian dengan industri. Komponen QCM yang akan dipakai adalah produksi PT. Great Microtama Electronics Indonesia yang berlokasi di Berbek Surabaya. Selain itu, penelian lintas lintas universitas atau instansi seperti LIPI dan BPPT dapat dilakukan untuk menghasilkan membran dan bioreceptor sendiri untuk aplikasi tertentu, sehingga dimungkinkan dibuatnya biosensor produksi dalam negri.