2017 : Vibration Level Monitoring to Predict The Grinded\nSurface Roughness by Surface Grinding Machine

Ir. Bobby Oedy Pramoedyo S. MSc., Ph.D.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Suhardjono MSc.
Ir. Sampurno. MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

RINGKASAN\nProses gerinda digunakan sebagai proses terakhir dari proses pemesinan. Oleh karena\nitu proses ini ditujukan untuk mendapatkan kehalusan permukaan dengan kualitas yang\ntinggi dan akurasi serta presisi ukuran yang tinggi pula. Metode konvensional yang umum\ndigunakan untuk mengetahui kehalusan permukaan hasil penggerindaan ini adalah dengan\ncara melakukan pengukuran kekasaran permukaan benda kerja setelah proses gerinda\nkeseluruhan permukaan selesai. Hal ini menjadi masalah besar apabila kekasaran permukaan\nyang manjadi batas toleransinya tidak terpenuhi, artinya bahwa nilai kekasaran permukaan\nlebih tinggi daripada batas toleransinya. Jika ukuran benda kerja masih dekat dengan batas\ntoleransi atas, maka masih dimungkinkan untuk dilakukan proses penggerindaan ulang\n(regrinding) dengan penuh kehati-hatian, namun jika ukuran sudah mendekati batas toleransi\nbawah maka benda kerja sudah tidak dimungkinkan lagi untuk digerinda ulang dan pada\nakhirnya benda kerja tersebut harus dibuang begitu saja. Proses regrinding untuk\nmemperbaiki kualitas benda kerja tentu saja akan menambah ongkos ekstra yang tidak\nsedikit, bahkan apabila sudah dilakukan reginding kemudian ukuran tidak memenuhi syarat\nkarena dibawah batas toleransi maka pada akhirnya benda kerja tersebut juga dibuang. Jika\nhal ini terjadi, maka selain kerugian akibat ongkos grinding, regrinding juga ongkos material\nyang jauh lebih besar dari ongkos grinding dan regrinding tersebut.\nMetode baru yang dikembangkan disini adalah metode yang menggunakan\nmonitoring level getaran selama proses penggerindaan berlangsung untuk mendapatkan hasil\nkekasaran permukaan sesuai spesifikasi, baik toleransi ukuran maupun kualitas kekasaran\npermukaannya. Jika level getaran melewati batas tertentu, maka dapat diambil tindakan\nsecepatnya untuk menurunkan level getaran tersebut dengan merubah parameter proses\ngerindanya misalnya dengan merubah kedalaman penggerindaan atau kecepatan makan per\nlangkahnya saat proses sedang berlangsung atau bahkan mengganti batu gerindanya. Dengan\ndemikian level getaran bisa diturunkan saat itu juga tanpa harus menunggu seluruh\npermukaan benda kerja selesai digerinda. Oleh karena itu dengan metode baru ini dapat\ndihindari proses pengerjaan ulang dan membuang benda kerja yang tidak masuk toleransi\nkekasaran permukaan.\nMetode penelitian yang digunakan adalah melakukan eksperimen proses\npenggerindaan (grinding) benda kerja dari hardened tool steel dan mengukur level\ngetarannya selama proses berlangsung, setelah itu mengukur kekasaran permukaan benda\nkerja hasil grinding dengan surface roughness tester. Setelah itu melakukan analisis korelasi\nantara level getaran dan hasil pengukuran kekasaran permukaannya. Untuk meningkatkan\ntingkat kepercayaan dilakukan perubahan parameter baik kedalaman penggerindaan dan\nkecepatan makan per langkah, sehingga nantinya dapat disimpulkan bahwa metode baru ini\ndapat digunakan secara umum pada proses surface grinding machine.\nLuaran penelitian ini ditargetkan pada publikasi journal internasional yang terindeks\nscopus dan thesis S2.