2020 : ANALISIS DAN PERANCANGAN FIRE SAFETY MANAGEMENT
SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI LINGKUNGAN GEDUNG ITS.
 STUDI KASUS: GEDUNG REKTORAT ITS

Mohammad Setyo Puji Raharjo S.K.M
Guruh Pramudita A.Md
Nur Hasan S.Si., M.Kom

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sistem Manajemen Kebakaran (Fire Safety Management) adalah sebuah upaya dalam pengelolaan risiko kebakaran meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan tindak lanjut (Ramli, 2010). Sistem manajemen ini juga telah diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 186 tahun 1999 tentang unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja, Peraturan Menteri Transmigrasi Nomor 4 Tahun 1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan APAR, dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 1983 tentang instalasi Alarm Kebakaran Automatik. Sistem ini perlu diterapkan pada semua gedung di ITS terutama gedung-gedung yang memiliki peranan vital seperti gedung rektorat, riset center, graha dan sejenisnya. Pada penelitian ini, yang dijadikan sebagai obyek utama adalah gedung Rektorat ITS mengingat memiliki peranan sebagai gedung strategis, dan vital bagi ITS. Hal ini dikarenakan, gedung tersebut merupakan iconic ITS, tempat bersejarah bagi ITS. Selain itu gedung tersebut dihuni oleh pejabat tinggi di lingkungan ITS, dan sering digunakan untuk acara penting maupun penerimaan tamu penting negara. Gedung rektorat ITS terdiri dari 3 lantai, aktifitas disetiap lantainya cukup tinggi, dan memungkinkan banyak orang. Selain itu desain konstruksi dinding yang model partisi dari bahan gypsum, kayu sangat berpotensi terjadinya bahaya kebakaran jika tersulut api. Gedung Rektorat ITS dilengkapi dengan fasilitas proteksi kebakaran, diantaranya APAR, Smoke detector, fire alarm, Hydrant. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi program pra kebakaran dalam sistem manajemen kebakaran dan mengidentifikasi program saat kebakaran di Gedung Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Terkait tujuan pertama akan difokuskan pada kebijakan manajemen, organisasi, dan prosedur, identifikasi bahaya kebakaran, pembinaan dan pelatihan, sistem proteksi kebakaran, inspeksi kebakaran, dan pengendalian bahaya dan pencegahan di Gedung Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observational yang dianalisis secara deskriptif, yaitu penyusunan Sistem Manajemen Kebakaran sebagai antisipasi insiden kebakaran pada gedung Rektorat ITS dimana hasil penelitian kedepannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan standarisasi fire management system untuk gedung-gedung lainnya di ITS. Penelitian ini lebih terfokus pada program Pra Kebakaran, yang terdiri dari kebijakan manajemen, organisasi dan prosedur, identifikasi bahaya kebakaran, pembinaan dan pelatihan, sistem proteksi kebakaran aktif maupun pasif, inspeksi kebakaran dan pengendalian bahaya atau pencegahan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder, pada data primer berasal dari hasil wawancara dan observasi, sedangkan pada data sekunder diperoleh dari kepala biro sarana dan prasarana ITS. Keseluruhan variabel dalam penelitian ini telah dilakukan proses wawancara dan observasi, hanya pada variabel organisasi dan prosedur data ditambahkan dengan melihat data sekunder. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dengan metode kasus, yaitu mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sesuai adanya dalam bentuk narasi untuk mempermudah pembacaan hasil penelitian.