2018 : Kajian Risiko Instalasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Laut Selatan Indonesia

Nani Kurniati ST.
Dewanti Anggrahini ST, MT

Year

2018

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Luasnya wilayah perairan membuat Indonesia memiliki potensi sumber daya laut yang berlimpah. Di sisi lain, konsumsi dan proses hilirisasi hasil laut tersebut tidak diimbangi dengan budidaya yang berkelanjutan. Oleh karena itu, selama beberapa tahun terakhir pemerintah Indonesia sedang giat mengembangkan visi kemaritiman, salah satunya dengan penerapan offshore aquaculture atau Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai. Salah satu KJA lepas pantai yang sudah dikembangkan adalah Ocean Farm ITS. KJA ini akan diimplementasikan di daerah laut selatan Indonesia, dimana perairan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan perairan laut lainnya. Untuk dapat digunakan dalam jangka waktu panjang, KJA tersebut akan melalui proses instalasi. Proses instalasi KJA memiliki potensi risiko yang berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh ukuran KJA, sumber daya yang dibudidayakan, karakteristik laut dimana KJA tersebut akan ditempatkan. Penelitian ini diajukan untuk mengkaji potensi risiko, menganalisa peta risiko, serta mengajukan dan menguji coba alternatif mitigasi risiko yang tepat untuk proses instalasi KJA di laut selatan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah manajemen risiko, dengan diawali proses identifikasi menggunakan metode Delphi. Luaran yang diharapkan adalah usulan mitigasi risiko yang dapat diimplementasikan.