2019 : PENGARUH LAPISAN GEOPOLIMER PADA BETON NORMAL TERHADAP PREDIKSI MASA LAYAN BETON DI LINGKUNGAN AIR LAUT

Dr. Eng. Januarti Jaya Ekaputri ST., MT.

Year

2019

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Durability beton di lingkungan air laut sangat diperhatikan karena konsentrasi senyawa kimia yang terkandung dapat merusak struktur beton, terutama di area tidal zone. Diperlukan material pelapis yang tahan terhadap serangan senyawa kimia, sehingga struktur beton dapat terlindungi. Geopolimer merupakan inovasi penggunaan material baru seperti fly ash sebagai pengganti semen. Dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, ketahanan geopolimer lebih baik dalam melindungi beton bertulang di lingkungan yang agresif. Dalam penelitian ini geopolimer berbahan dasar fly ash berfungsi sebagai pelapis beton normal di lingkungan air laut. Digunakan perbandingan fly ash dan alkali aktivator 65 : 35. Alkali aktivator berasal dari campuran Na2SiO3 dan NaOH 12M dengan perbandingan 2,5 : 1. Benda uji dengan variasi tebal 2,5 cm, 4 cm, dan 6 cm, sehingga ukuran benda uji lolipop kubus adalah 15x15x15 cm, 18x18x18 cm, dan 22x22x22 cm digunakan. Benda uji lolipop kubus digunakan untuk pengukuran laju korosi tulangan baja dengan teknik percepatan korosi yaitu Accelerated Corrosion Test. Benda uji silinder digunakan untuk uji penetrasi ion klorida, kuat tekan, modulus elastisitas, kuat tarik belah, porositas, dan pH dengan ukuran 10x20 cm. Curing benda uji dilakukan di air laut dan sebagai kontrol dengan moist curing. Hasil penelitian diharapkan dapat mengetahui laju korosi baja tulangan pada beton normal setelah diberikan lapisan beton geopolimer terhadap penetrasi ion klorida. Serta prediksi masa layan dari pnambahan lapisan geopolimer terhadap beton normal di lingkungan air laut.