2020 : MENDESAIN ONLINE LEARNING UNTUK KELAS BAHASA INGGRIS BAGI TENAGA KEPENDIDIKAN: DAMPAK IMPLEMENTASI PENDEKATAN BALANCED LITERACY TERHADAP PENINGKATAN VOCABULARY SIZE

Dra. Siti Zahrok
Dr. Dra. Ismaini Zain M.Si
Dr. Kartika Nuswantara S.Pd, M.Pd
Ahmad Muklason S.Kom., M.Sc., Ph.D
Gita Widi Bhawika S.ST.,M.MT


Abstract

Literasi merupakan piranti yang memiliki tujuan akhir untuk menyelesaikan permasalahan hidup. Secara umum literasi didefinisikan sebagai penguasaan keaksaraan, akan tetapi secara lebih khusus dapat dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis serta memahami informasi sehingga seseorang mampu menyelesaikan permasalahan dalam hidupnya. Salah satu cabang literasi adalah literasi Bahasa asing, tepatnya Bahasa Inggris. Kemampuan ini tidak dapat dipungkiri menjadi kebutuhan berbagai lapisan masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjadi bagian dari masyarakat global. Penelitian ini mendukung upaya tersebut yaitu membantu masyarakat di dunia kerja untuk meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggrisnya sehingga memiliki kemampuan daya saing hingga tingkat masyarakat global. Tuntutan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan terkadang tidak sejalan dengan beban kerja sehingga tenaga kependidikan sering kali menjumpai kendala waktu untuk dapat selalu hadir di kelas dan mengikuti program pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah proses pembelajaran online yang akan menggantikan proses pembelajaran konvensional yang offline. Dengan demikian, tenaga kependidikan yang harus tetap bekerja tetap dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa harus meninggalkan tugas di tempat kerja. Sebagai subjek penelitian, peneliti melibatkan tenaga kependidikan ITS yang memiliki kebutuhan akan penguasaan Bahasa Inggris sebagai sarana menuju bagian kompetisi dunia global. Sebagai sampel, tenaga kependidikan Departemen Manajemen Teknologi dipilih menjadi subjek penelitian. Dengan metode deskriprive quantitative, intervensi terhadap tenaga kependidikan yang dilakukan menggunakan pendekatan Literasi Berimbang, akan diukur menggunakan instrument yang dapat melihat perkembangan yang dihasilkan oleh instrument tersebut dan pengaruhnya terhadap jumlah kosa kata yang dimiliki. Instrumen yang dipergunakan merupakan tes Kosakata (Vocabulary Level Test) terstandar yang diharapkan mampu menghasilkan hasil tes yang andal atau reliable. Hasil penelitian akan mencerminkan tingkat keandalan metode atau pendekatan Literasi Berimbang terhadap peningkatan penguasaan Bahasa Inggris khususnya jumlah kosa kata subjek penelitian. Penelitian ini sekaligus menjadi cara mengujicobakan keandalan model pembelajaran dengan pendekatan Literasi Berimbang yang didimplementasikan di dalam kelas online. Luaran dari kegiatan penelitian ini adalah artikel jurnal yang akan diterbitkan pada jurnal terindeks Scopus, Q3; dan HAKI modul pembelajaran Online. Kata Kunci: Vocabulary Level Tes, Online Learning, Balanced Literacy