2016 : WHAT A RESEARCHER CAN DO TO HELP ITS STUDENTS IMPROVE LISTENING COMPREHENSION SCORES IN TOEFL-LIKE TEST

Drs. Usman Arief M.Si.
Ratna Rintaningrum S.S, M.Ed

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemerintah Indonesia sangat menyadari akan pentingnya mempelajari bahasa Inggris di era teknologi modern. Kesadaran ini dibuktikan dengan kajian kritis di berbagai diskusi akademik maupun media elektronik dan non-elektronik terhadap rendahnya publikasi ilmiah bangsa Indonesia pada tingkat internasional. Salah satu alasan mengapa publikasi internasional bangsa Indonesia masih rendah bila dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN, adalah karena rendahnya kemampuan bahasa Inggris bangsa Indonesia. Oleh karena itu untuk meningkatkan jumlah publikasi internasionalnya, dan untuk menjunjung tinggi martabat bangsa Indonesia, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia berusaha keras untuk menarik perhatian para peneliti dan akademisi untuk melakukan penelitian-penelitian yang mana hasil penelitian tersebut tidak hanya untuk membuka wawasan baru namun lebih daripada itu dapat dipublikasikan secara internasional sehingga dibaca oleh khalayak, dan mampu memberikan inspirasi bagi Negara lain untuk menggunakan hasil penelitian tersebut. Dengan demikian bahasa Inggris menjadi bahasa yang sangat penting di dunia akademik dan menjadi sangat perlu untuk dipelajari. Mengetahui begitu besar power serta fungsi bahasa Inggris di era global, bangsa Indonesia perlu diberikan kesempatan untuk mempelajari bahasa Inggris agar supaya bangsa Indonesia seiring dengan kapasitasnya mampu bersaing dan bersanding dengan Negara-negara lain.\nSudah tidak diragukan lagi bahwa bahasa Inggris memiliki power dan peran yang sangat besar di era global. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat cepat menuntut perimbangan dari human resource yang tersedia untuk menggali informasi dan mengikuti perkembangan teknologi informasi secara cepat pula. Sebagai salah satu bahasa dunia, bahasa Inggris menjadi sangat populer karena begitu banyak orang dari Negara-negara bukan berbahasa Inggris mempelajarinya. Tuntutan yang besar untuk mempelajari bahasa Inggris tersebut tidak lepas dari fungsi bahasa Inggris yang sangat penting pada abad 21 ini.\nBahasa Inggris menjadi sangat penting untuk dipelajari karena bahasa tersebut memiliki tempat yang prestigious yaitu sebagai bahasa global. Dikatakan sebagai bahasa global karena beberapa Negara bukan berbahasa Inggris menempatkan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (English as a second language), dan sebagai bahasa asing (English as a foreign language) yang dimasukkan dalam kurikulum nasional sekolah. Lebih daripada itu bahasa Inggris menjadi sangat perlu dipelajari karena beberapa hal, yaitu (a) digunakan untuk mengakses ilmu pengetahuan yang kebanyakan dipublikasikan dalam textbook dan jurnal internasional yang berbahasa Inggris, (b) untuk mengakses perkembangan ekonomi, (c) untuk mengakses teknologi informasi dan komunikasi, (c) untuk menyediakan akses studi lanjut dan melakukan penelitian ke negara-negara berbahasa Inggris, dan (d) untuk menginternasionalisasikan universitas-universitas di Negara bukan berbahasa Inggris. \n \nOleh karena itu untuk meningkatkan proficiency pebelajar bahasa Inggris di Indonesia, dan dengan merujuk pada penelitian sebelumnya, model-model pembelajaran bahasa Inggris perlu diuji dan dikembangkan. Model pembelajaran bahasa Inggris ini menguji faktor-faktor yang berpengaruh pada proficiency berbahasa Inggris, sehingga dengan diketahuinya factor-faktor tersebut, pebelajar bahasa Inggris, kususnya untuk pembelajaran listening, bisa menerapkan strategi-strategi pembelajaran listening yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya dalam mendengar dalam bahasa Inggris.\nKONTRIBUSI\nPenelitian ini diharapkan mampu berkontribusi pada ‘theory of foreign language learning’ untuk meningkatkan proficiency bahasa Inggris para pebelajar di Indonesia dan di Negara-negara Asia lainnya. Dengan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada proficiency berbahasa Inggris, model pembelajaran bahasa Inggris ini diharapkan mampu meningkatkan proficiency berbahasa Inggris para mahasiswa dan para akademisi di universitas. Dengan meningkatnya proficiency berbahasa Inggris para mahasiswa, semakin meningkat pula jumlah lulusan sebuah perguruan tinggi apabila level proficiency berbahasa Inggris menjadi sebuah syarat kelulusan. Dengan memiliki level proficiency tertentu pada bahasa Inggris, semakin tinggi pula daya saing lulusan (graduates) tersebut pada akses dunia kerja.\n\nPenelitian ini juga diharapkan memberikan kontribusi pada para akademisi untuk lebih meningkatkan proficiency bahasa Inggrisnya, dengan harapan semakin meningkatkan karya-karya ilmiahnya yang dipublikasikan pada level internasional.\n\nPenelitian ini juga memberikan manfaat bagi para English educator, pebelajar bahasa Inggris, peneliti, dan juga pengambil kebijakan untuk lebih mendalami ‘nature of foreign language learning’ yang berbeda dengan ‘first or second language learning’.\n