2017 : Pengujian Komparatif Antar Towing Tank Untuk Karakteristik Hambatan Kapal

Prof. Ir. I Ketut Aria Pria Utama M.Sc., Ph.D.
Dr. Ir. I Ketut Suastika M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pengujian dinamika fluida (Experimental Fluid Dynamic) di towing tank dilakukan untuk memahami fisik hidrodinamika kapal, mendukung metode simulasi, berkontribusi menyediakan database untuk skala model kapal. Laboratorium Towing Tank memastikan bahwa peralatan, prosedur dan estimasi ketidakpastian pengujian yang memadai. Aspek ketertelusuran dan ketidakpastian metrologis merupakan indikator kunci untuk menilai kualitas dari suatu hasil pengukuran/pengujian, antara lain untuk mengevaluasi reliabilitas hasil, untuk membuat perbandingan yang valid antara dua hasil atau lebih, mengevaluasi tingkat keyakinan terhadap keputusan yang akan diambil berdasarkan data tersebut, dan untuk menilai apakah hasil pengukuran/pengujian tersebut sesuai dengan tujuan penggunaannya (fit for purpose).\nSetiap laboratorium towing tank mempunyai fasilitas dan peralatan sesuai dengan fungsinya, laboratorium di ITS dan laboratorium di BTH-BPPT mempunyai fungsi yang sama tetapi fasilitas dan peralatannya berbeda. Dalam rangka mendapatkan karakteristik hambatan model kapal maka perlu dilaksanakan pengujian komparatif antar laboratorium towing tank dengan menggunakan jenis model kapal yang sama tetapi dengan skala yang berbeda karena disesuaikan dengan ukuran kolam dari masing-masing laboratorium, Froude number dan jumlah penarikan yang sama antar laboratorium. Prosedur pengujian dengan menerapkan standar international Internasional Towing Tank Conference (ITTC) mempunyai prosedur-prosedur yang direkomendasikan untuk pengujian hidrodinamika sebagai petunjuk dalam pelaksanaan pengujian. Peningkatan kinerja laboratorium secara berkesinambungan dengan memberikan jaminan mutu pengujian merupakan salah satu faktor kunci terjaminnya kebenaran pengukuran atas kualitas dan keberterimaan hasil pengujian sehingga sangat diperlukan oleh industri galangan kapal nasional sehingga terbukti dapat memberikan dampak bagi daya saing produk nasional. Penguasaan teknologi menjadi kunci daya saing dalam pelayanan jasa pengujian model kapal menjadi lebih efisien dan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan secara nasional maupun internasional. Hal ini juga diperlukan untuk lebih meningkatkan konsistensi mutu jasa pengujian, dan meningkatkan daya saing di pasar regional dan global\nDalam rangka menjamin pengembangan dan peningkatan mutu penelitian unggulan spesifik dalam pengujian di towing tank di bidang kelautan , maka dilaksanakan sinergi dengan lembaga litbang Balai Teknologi Hidrodinamika–BPPT berdasarkan keunggulan komparatif dan kompetitif. Sehingga tercapainya peningkatan produktivitas laboratorium dan dapat melakukan peningkatan pencapaian hasil, serta mendorong terjadinya knowledge pool dalam bidang maritim guna mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.