2021 : Pengembangan Metode Multi-Objektif untuk Rencana Pemilihan Seleksi Proses Remanufaktur

Putu Dana Karningsih ST, M.Eng.Sc, Ph.D

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Strategi manufaktur telah memungkinkan pemanfaatan sumber daya secara efisien dengan mempertimbangkan seluruh siklus hidup (life cycle) produk melalui pengembangan-pengembangan metode dan teknologi, salah satunya adalah 6R yaitu reuse, recycle recovery, redesign, remanufacture dan reduce. Pemanfaatan sumber daya secara efisien (efficient use of resource) tercermin dalam konsep pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan secara seimbang. Hal ini sangat mendukung Sustainable Development Goal nomor 12 yaitu “Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan (Responsible consumption and production)� Proses remanufaktur menjadi bagian penting dalam strategi manufaktur berkelanjutan. Proses remanufaktur memiliki kemampuan untuk memperpanjang siklus hidup suatu produk dalam suatu sistem ekonomi sirkular (circular economy) yang memungkinkan terciptanya closed-loop production system. Dari perspektif lingkungan dan sosial, proses remanufaktur memiliki kemampuan untuk menurunkan jumlah waste produk bekas serta menyerap tenaga kerja melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru. Walaupun proses remanufaktur banyak memberikan manfaat makro, namun proses remanufaktur juga memiliki tantangan dalam pengembangan dan penerapannya. Salah satu tantangan tersebut berasal dari tahap operasi remanufaktur. Operasi remanufaktur meliputi 4 tahapan utama, yaitu inspeksi atau penilaian, pembongkaran, pemrosesan ulang, dan perakitan kembali. Harga produk remanufaktur yang lebih rendah serta potensi reservasi lingkungan menimbulkan kebutuhan akan operasi remanufaktur yang harus efisien. Model optimasi operasi remanufaktur yang ada saat ini lebih banyak berorientasi pada kualitas produk remanufaktur, emisi, atau biaya proses yang dikeluarkan. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengembangkan suatu model optimasi yang mampu mengintegrasikan beberapa aspek secara sekaligus. Penelitian ini mengusulkan pengembangan model optimasi multi-objektif yang mengintegrasikan aspek ekonomis, kualitas, dan penggunaan energi dalam operasi remanufaktur.