2017 : Pengaruh Pemakaian CaO Terhadap Penurunan Kandungan P2O5 dan F pada Fosfogipsum Menggunakan Proses Koagulasi, Flokulasi dan Sedimentasi

Ir. Nuniek Hendrianie
Dr. Ir. Sri Rachmania Juliastuti M.Eng
Dr.Eng. Raden Darmawan S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Industri asam fosfat memiliki produk samping yaitu fosfogipsum yang terdiri dari 65-70% gipsum, 25-30% air dan 5-10% kotoran. Beberapa pengotor yang terdapat dalam fosfogipsum adalah P2O5 dan F yang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk. Tetapi fosfogipsum yang dapat didaur ulang hanya 15% dan sisanya 85% disimpan di daerah pesisir laut. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka akan menimbulkan permasalahan lingkungan baik tanah, air, dan udara Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi kandungan P2O5 dan F dengan menggunakan calcium oxide (CaO) ; mengetahui pengaruh variabel pengenceran fosfogipsum, massa calcium oxide (CaO) dan kecepatan pengadukan terhadap proses koagulasi, flokulasi, dan hasil sedimentasi. Metodologi dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu proses pengenceran fosfogipsum, proses pengenceran NaOH, dan pengolahan menggunakan jar test. Analisa yang digunakan untuk mengetahui kandungan P2O5 dan F pada sampel yang akan diuji adalah dengan menggunakan spektrofotometri. Manfaat dari penelitian ini adalah mendapatkan fosfogipsum dengan kandungan P2O5 dan F yang lebih rendah sebagai bahan baku pembuatan semen.