2018 : Elektroforesis Deposisi Silika dengan Pulsed Direct Current pada Stainless Steel yang Dianodisasi

Prof.Dr.Ir. Heru Setyawan M.Eng.
Ni Made Intan Putri Suari S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dalam penelitian ini dipelajari mengenai pengaruh anodisasi terhadap kekuatan coating serta terhadap peningkatan ketahanan logam pada korosi. Anodisasi digunakan untuk memicu terbentuknya pori dan memberikan proteksi korosi pada stainless steel. Proses anodisasi dilakukan dengan mengalirkan arus listrik pada rangkaian alat elektrolisis dengan plat stainless steel sebagai anoda dan lempeng karbon sebagai katoda serta asam oksalat sebagai larutan elektrolit. Anodisasi dilakukan dengan menvariasikan konsentrasi larutan elektrolit 0,1-0,5 M; waktu anodisasi 10-30 menit serta beda potensial 10-30 volt. Dilakukan uji SEM pada logam untuk melihat morfologi logam sebelum dan sesudah anodisasi. Proses selanjutnya dilakukan elektroforesis deposisi pada logam yang telah dianodisasi. Proses elektroforesis menggunakan larutan elektrolit berupa campuran CH3COOH/iso propanol/SiO2 dengan perbandingan mol 0,1938/0,5048/0,0028. Stainless steel berfungsi sebagai anoda dan karbon sebagai katoda. Kedua elektroda dihubungkan dengan arus pulsed dengan amplitudo yang digunakan 0,5 volt, duty cycle 80%, jarak antar elektroda 2 cm dan waktu elektroforesis 10 menit. Sampel yang telah terlapisi silika kemudian dikeringkan pada oven dengan suhu 120 0C selama 2 jam. Sampel dikarakterisasi dengan SEM untuk melihat morfologi lapisan silika yang terbentuk serta uji polarisasi linear dan EIS (electrochemical impedance spectroscopy) untuk melihat karakteristik perlindungan korosi lapisan silika.