2019 : RANCANG BANGUN SMART-AQUACULTURE SEBAGAI INOVASI TEKNOLOGI PENUNJANG BUDIDAYA LOBSTER AIR LAUT

Arief Abdurrakhman ST., MT.
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Mariyanto S.Si., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
BANU PRASETYO S.FIL.,M.FIL
Danu Utama S.T.,M.T
Muhammad Luthfi Shahab S.Si.,M.Si


Abstract

Akuakultur merupakan suatu bentuk budidaya atau penangkaran yang memanfaatkan perairan sebagai ekosistemnya. Lobster air laut (panulirus spp) adalah salah satu komoditas perikanan yang dinilai sangat potensial di Indonesia. Pemanfaatan komoditas perikanan ini dapat dioptimalkan melalui metode budidaya. Namun budidaya lobster secara konvensional acap kali berujung kegagalan yang ditandai dengan kematian lobster. Penyebab kegagalan tersebut disebabkan oleh kondisi akuakultur yang tidak sesuai dengan habitat asli lobster air laut. Ekosistem buatan untuk lobster air laut tidak cukup hanya dengan memberikan air asin untuk lobster, namun juga harus memperhatikan segi temperature air, kekeruhan dan kedalaman air. Untuk membuat ekosistem lobster air laut tetap konstan secara otomatis, maka dibuatlah sebuah rancangan Smart-Aquaculture. Penelitian ini berfokus pada pembuatan ekosistem buatan bagi budidaya lobster laut dengan menjaga suhu air sesuai dengan air laut, menjaga ketinggian air sesuai dengan kedalaman habitat lobster, serta menjaga kekeruhan air demi kelangsungan hidup lobster. Selain melakukan kontrol terhadap variable-variabel diatas, sistem Smart-aquaculture ini juga dirancang dapat memonitor pergerakan beberapa aktuator dalam menjaga kondisi penangkaran lobster. Kata kunci : smart-aquaculture, sistem kontrol, sistem pengendalian, budidaya lobster air laut, akuakultur