2018 : Pengembangan Bahan Berubah Fasa (Phase Change Material / PCM) Eutectic Salt untuk Sistem Pendinginan Hemat Energi

Ninditya Nareswari M.Sc
Ir. Agoes Santoso M.Sc.
Sutopo Purwono Fitri ST., M.Eng., Ph.D.En
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Mariyanto S.Si., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Muhammad Attamimi B.Eng.,M.Eng.,Ph.D
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
BANU PRASETYO S.FIL.,M.FIL
Danu Utama S.T.,M.T
M. Haris Miftakhul Fajar S.T., M.Eng.
Muhammad Luthfi Shahab S.Si.,M.Si


Abstract

Selama masa distribusi pasar komoditas yang rentan terhadap proses kerusakan dan pembusukan seperti makanan, daging, ikan, susu, dan obat-obatan, maka pendinginan pada cold storage / ruang pendingin pada proses rantai dingin memegang peran paling penting. Ruang pendingin konvensional pada umumnya menggunakan sistem pendingin refrigerasi kompresi uap untuk proses pendinginan, yang memerlukan pasokan listrik yang cukup besar baik untuk aplikasi reefer warehouse maupun kapal reefer atau petikemas pendingin. Peti kemas ukuran 20 kaki cenderung memerlukan pasokan listrik sebesar 4 kW dan peti kemas ukuran 40 kaki sebesar 7 kW (Yves Wild, 2017). Upaya penghematan energi pada proses pendinginan adalah menggunakan bahan berubah fasa atau phase change material (PCM) pada sistem refrigerasi sebagai bahan material pendingin untuk menggantikan operasi mesin refrigerasi sehingga dapat mengurangi kebutuhan pasokan listrik pada mesin refrigerasi. Saat ini, di Indonesia masih belum tersedia PCM yang memadai untuk mendukung industri rantai dingin dalam negeri sehingga harus mengimpor dari luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komposisi PCM yang sesuai untuk diterapkan pada aplikasi ruang pendingin pada sistem hibrida maupun metode on/off charging pada sistem kompresi uap. Penelitian ini mengusulkan percobaan pembuatan PCM dengan bahan kategori garam eutectic dengan mengombinasikan organik dan inorganik. PCM akan diuji dengan bomb calorimeter/differential scanning calorimeter, preezing point, fourier transform infra red untuk mengetahui karakteristik, sifat dan kelayakan material PCM. Penelitian dilanjutkan dengan pengujian PCM pada model coolbox dengan menggunakan bantuan pendinginan semi-blast freezer cold storage. Validasi akan dilaksanakan untuk melihat kinerja pendinginan hybrid maupun on/off charging. Dengan pemanfaatan material PCM pada sistem pendinginan diharapkan membantu industri rantai dingin dalam penghematan energi dan kualitas komoditas.