2017 : STUDI SIMULASI DAN EXPERIMEN PENGARUH PENAMBAHAN FIN \nBERBENTUK SETENGAH SELINDER YANG BERFUNGSI SEBAGAIVORTEX FLOW GENERATOR \nTERHADAP PERFORMANSI KOLEKTOR SURYA PEMANAS UDARA

Prof. Dr. Ir. Djatmiko Ichsani M.Eng
Ary Bachtiar Krishna Putra ST.,MT.,PhD

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

RINGKASAN\nPrinsip kerja kolektor surya pemanas udara adalah radiasi matahari mengenai penutup kaca bening ditransmisikan mengenai alat penyerap panas (absorber plate) berwarna hitam. Temperature pelat menjadi panas. Udara sekeliling dengan temperatur relative lebih dingin dialirkan melalui di bawah/atas pelat, maka temperatur udara akan menjadi lebih panas yang selanjutnya dapat digunakan untuk proses pengeringan atau pemanasan. \nDasar teori menyatakan apabila luas permukaan pelat diperbesar dan aliran udara dibuat lebih turbulen (olakan) maka temperatur udara keluar akan lebih tinggi (lebih efisien). Namun di sisi lain bila aliran lebih turbulen akan mengakibatkan rugi-rugi tekanan (pressure drop) lebih besar yang mempunyai dampak bahwa kebutuhan tenaga (power) dari blower/fan akan meningkat pula.\nPersoalannya adalah bagaiamana menambah luasan permukaan pelat penyerap dengan batasan proyeksi kebawah luas permukaan harus sama dengan luas semula dan bagaimana membuat aliran udara lebih turbulen agar diperoleh performansi yang optimal yaitu penambahan presentase (%) efisiensi termal lebih besar dari pada penambahan presentase (%) pressure drop. \nPenambahan fin (extended surface) yang ditempelkan pada pelat absorber dan melintang terhadap aliran udara merupakan salah satu metode untuk menambah luas permukaan absorber plate dan sekaligus berfungsi sebagai ‘vortex flow generator’ (membuat olakan aliran udara) sehingga akan meperbesar laju perpindahan panas dari plat absorber ke udara.\nAda beberapa variasi ukuran/dimensi fin dan jarak antar fin yang dapat digunakan sebagai extended surface pada pelat absorber dan vortex flow generator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari ukuran/dimensi fin dan jarak antar fin yang dapat memberikan hasil yang optimum yaitu penambahan panas-berguna relative tinggi dan penambahan pressure drop yang relative rendah. Pada penelitian ini akan dilakukan simulasi dan studi eksperimen pengaruh penambahan fin yang berfungsi sebagai extended surface dan vortex flow generator terhadap performansi kolektor surya pemanas udara. Simulasi akan dilakukan untuk beberapa variasi ukuran dan jarak antar fin. Hasil simulasi ini merupakan rujukan untuk menerangkan fenomena yang terjadi pada eksperimen karena hasil dari eksperimen tidak dapat menerangkan secara detail mengenai fenomena yang terjadi pada sistem aliran dan perpindahan panas.. Dengan dimikian akan diperoleh hasil penelitian yang lengkap, bagus, dan komprehenship sehingga layak untuk dipublikasikan melalui jurnal internasional / nasional dan seminar internasional / nasional.