2019 : Bioetanol dari limbah kulit singkong melalui proses hidrolisis dan fermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae

Ir. Eddy Setiadi Soedjono Dipl.SE.M.Sc, Ph.D


Abstract

Bioetanol merupakan senyawa alkohol yang diperoleh lewat proses fermentasi dengan mikroorganisme. Pretreatment substrat padatan kering kulit singkong direndam larutan NaOH (1%, 5%, 10%), hasil terbaik pada NaOH 10% dimana lignin yang tersisa dalam tepung kulit singkong 2,035% dan mengh asilkan glukosa tertinggi 4,249%. Hidrolisis kimia dengam asam H 2SO4 pada (0,25%, 2,5%, 4%), hasil terbaik glukosa pada hidrolisis asam H 2SO4 4% yaitu sebesar 4,160 % dan hidrolisis biologis dari Trichoderma viride pada (0,5%, 0,75% dan 1%) v/v, hasil terbaik glukosa pada hidrolisis T.viride 1% sebesar 3,005%. Proses fermentasi oleh ragi Saccharomyces cerevisiae sebanyak 20% selama 96 jam hasil terbaik pada variasi hidrolisis asam H2SO4 4% selama 240 menit menghasilkan etanol sebesar 0,225%. Proses distilasi didapatkan kadar bioetanol 1,637%