2020 : Pengembangan Eco-Reefer Container Dengan Sistem Pendingin Hybrid Menggunakan Phase Change Material (PCM) untuk Meningkatkan Penghematan Energi Pada Sistem Logistik Rantai Dingin

Ir. Alam Baheramsyah M.Sc.
Sutopo Purwono Fitri ST., M.Eng., Ph.D.En
Agung Purniawan ST. M.Eng

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Reefer container atau peti kemas berpendingin adalah salah satu bentuk cold storage yang merupakan bagian penting dalam proses rantai dingin (cold chain process) untuk transportasi komoditas perishable cargo seperti buah, sayuran, daging dan ikan. Pengaturan suhu yang tepat dan operasional sistem pendinginan serta desain reefer storage yang baik merupakan kunci untuk menjaga kualitas komoditas tersebut. Peti kemas berpendingin membutuhkan energi listrik yang besar untuk proses pendinginan maupun untuk menjaga suhu dingin kargo di dalamnya. Apalagi bila kargo harus dikirimkan dalam waktu yang cukup lama atau menunggu proses di container yard di pelabuhan. Seiring dengan kampanye green ship and port di seluruh dunia, kebutuhan penghematan energi untuk logistik rantai dingin menjadi sangat penting. Oleh karena itu, pada penelitian ini, peti kemas berpendingin hemat energi—Eco-reefer container—akan dikembangkan dengan menggunakan sistem pendingin hybrid kombinasi mesin refrigerasi kompresi uap dan material phase change material (PCM) untuk menjaga suhu dingin di dalam kontainer. Pada tahap pertama / tahun ke-1, akan dilakukan serangkaian penelitian untuk pengembangan beberapa material PCM berjenis eutectic dan percobaan untuk mengetahui sifat dan kinerja material PCM. Tahap kedua / tahun ke-2, material PCM yang telah memenuhi kriteria dan kinerja yang dibutuhkan, akan diaplikasikan pada prototipe mesin pendingin hibrida skala laboratorium yang dirancang untuk menguji coba kinerja sistem pendingin hibrida pada proses chilling/freezing. Tahap ketiga / tahun ke-3, merupakan tahapan akhir yaitu peneliti akan membuat prototipe eco-reefer container skala nyata dengan penerapan sistem pendingin hibrida dan melakukan pengujian kinerja berdasarkan pengondisian lapangan. Tinjauan teknis terhadap kinerja material PCM pada sistem hibrida akan dilakukan secara detil melalui beberapa metode antara lain: percobaan, simulasi, dan evaluasi komparasi terhadap material / sistem yang lain. Hasil evaluasi dan analisa hasil penelitian akan disajikan dalam publikasi ilmiah dan prototipe eco-reefer container akan didiseminasikan kepada masyarakat terkait. Dengan adanya pengembangan eco-reefer container ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rantai dingin yang efisien dan hemat energi terutama dalam menunjang transportasi dan logistik Nasional sesuai aturan dan standar yang berlaku.