2018 : KARAKTERISTIK KEKUATAN DAN KEAWETAN MORTAR GEOPOLIMER BERBAHAN FLY ASH TIPE C

Ir. Muhammad Sigit Darmawan M.Eng.Sc
Nur Achmad Husin ST.,MT
Ridho Bayuaji ST., MT., Ph.D.
Dr.Eng. Yuyun Tajunnisa ST., MT.


Abstract

Dunia konstruksi ikut berperan dalam kerusakan lingkungan yang berakibat pada pemanasan global dan perubahan iklim. Penggunaan semen telah menyumbang emisi CO2 terbesar kedua setelah pembangkit tenaga listrik. Penelitian ini merupakan salah satu solusi yang berwawasan lingkungan. Penerapan green construction salah satunya dilakukan dengan modifikasi material penyusun beton. Material dasar yang digunakan merupakan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Campuran material limbah lokal ini akan mengganti semen dalam rekayasa material. Penelitian ini bertujuan mengaplikasikan metode yang ditemukan ketua peneliti selama menyelesaikan studi doktor di Kumamoto University Jepang, untuk kemudian diterapkan dan disinkronkan dengan penelitian di ITS terutama di Lab Material dan Struktur Gedung (LMSG) dengan memanfaatkan material limbah dari Indonesia. Selama studi di Jepang, ketua peneliti menggunakan material limbah dari Jepang berupa fly ash kelas F, ground granulated blast furnace slag (GGBFS) dan mengganti 100% semen dalam beton. Dua sumber material dasar, fly ash - yang diproduksi oleh pembangkit listrik, dan GGBFS - produk sampingan dari besi dan digunakan di industri semen, juga membantu mengurangi jumlah limbah yang dibuang di tempat pembuangan sampah. Pengikatan fly ash kelas F dari Jepang mencapai 7 hari, waktu yang sangat lama untuk pengikatan awal. Ketua peneliti menambahkan GGBFS untuk mempercepat waktu pengikatan. Micro-silica ditambahkan untuk memperbaiki performa dari mortar terhadap kemudahan pengerjaan (flowability), kuat tekan, kuat lentur, drying shrinkage, mikrostruktur dan Interfacial Transition Zone (ITZ). Disisi lain, material fly ash kelas C sangat melimpah di Indonesia, sehingga penelitian awal doktor baru ini akan melakukan karakterisasi fly ash kelas C yang ada di Indonesia dan melakukan variasi campuran agar waktu pengikatan menjadi normal. Dalam jangka panjang, penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai material yang tahan terhadap bahan berbahaya seperti pipa pembuangan limbah dari beton bertulang berbahan alkali-activated material. Penelitian ini didasari oleh semangat pemanfaatan material lokal dan konsep teknologi ramah lingkungan. Peneliti berharap dapat memberikan sumbangan besar untuk Negara Indonesia, terutama terhadap tindakan mitigasi bencana dengan pemanfaatan limbah berbahaya dan perubahan iklim karena dapat mengganti penggunaan semen sebagai material konstruksi. Targetnya adalah makalah Jurnal International Waste and Resource Management, dengan alamat http://www.editorialmanager.com/wrm/Default.aspx. Proceedings of the Institution of Civil Engineers journal Energy (Q3, H index 11, by scimagojr.com).