2015 : Pola Perubahan Kadar N-anorganik pada Proses Pengomposan Limbah Padat Rumah Potong Hewan dengan Sistem Aerobik

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc


Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif limbah padat dari kegiatan Rumah Potong Hewan (RPH) adalah pengomposan. Limbah padat tersebut kaya akan nutrien berupa nitrogen (N), dengan rasio C/N berkisar antara 6, 44-13, 71. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola perubahan kadar N anorganik yang terjadi selama proses pengomposan dengan sistem aerobik. Pada penelitian ini digunakan 15 reaktor aerobik berkapasitas 80 L yang dilengkapi dengan filter penangkap emisi ammonia. Media filter berupa kompos matang dan GAC (Granular Activated Carbon). Dolomit dengan kadar 2% ditambahkan untuk mempertahankan alkalinitas. Suplai udara sebesar 4, 74 L/menit dialirkan ke dalam masing-masing reaktor. Pengomposan dilakukan selama 50 hari. Bahan baku kompos divariasikan dengan rumen, rumput sisa pakan ternak, dan jerami. Parameter yang diuji antara lain suhu, pH, kadar air, ammoniun, nitrit, nitrat, dan ammonia. Hasil penelitian menunjukkan besarnya perubahan nilai N pada proses pengomposan bervariasi pada masingmasing parameter. Pada awal pengomposan nilai nitrat sebesar 0,002-0, 29% dan mengalami kenaikan sampai dengan 2, 12%. Nilai nitrit awal pengomposan adalah 0, 05-0, 24% dan di akhir pengomposan adalah 0, 02-0, 29%. Nilai ammoniun pada awal dan akhir proses masingmasing berkisar pada 0, 23-3, 03% dan 0, 13-2, 17%. Sedangkan nilai ammonia pada awal dan akhir pengomposan adalah 0, 42-1, 29% dan 0, 15-0, 47%.