2018 : Studi Operasi Paralel Jaringan Distribusi yang Disuplai oleh Satu Gardu Induk pada Sistem Kelistrikan Distribusi Jawa Tengah. Studi Kasus: GI Srondol Semarang

Prof. Dr. Ontoseno Penangsang Ir. M.Sc.


Abstract

Jaringan distribusi tenaga listrik biasanya beroperasi menggunakan sistem distribusi radial, untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi dari sisi kualitas serta kontiyuitas penyaluran daya listriknya perlu dilakukan modifikasi sistem distribusi dari radial menjadi loop, perubahan jaringan distribusi terjadi karena dua kemungkinan. Pertama untuk mengoptimalkan operasi jaringan dengan tujuan mengurangi penurunan tegangan dan rugi daya sehingga keandalan sistem meningkat. Kedua ketika dibutuhkan pelimpahan daya dari satu penyulang ke yang lainnya, sebagai tindakan pencegahan dari kelebihan beban atau bahkan pemutusan beban. Sebagai contoh dalam kasus kegagalan operasi paralel di penyulang gardu induk Srondol pada kelistrikan distribusi Jawa Tengah. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa analisis yang akurat dan tepat dari kondisi eksisting penyulang yang akan diparalel dapat membantu untuk keberhasilan operasi sistem distribusi, menghindari gangguan yang signifikan dan mencegah terjadinya pemadaman pelanggan. Pada kondisi normal dari hasil simulasi Load Flow ETAP diperoleh trafo 2 GI Srondol mengalami overload sebesar 799 A, sehingga menghindari pemadaman diperlukan pelimpahan beban. Dari operasi paralel penyulang SRL 1 dan SRL 3 terjadi peningkatan arus yang signifikan pada penyulang SRL 1 sebesar 588 A yang mengakibatkan CB SRL 1 menjadi trip, sehingga terjadi pelimpahan beban ke trafo 2 sebesar 1094 A dan mengakibatkan pemadaman total pada trafo 2. Sedangkan saat operasi paralel penyulang SRL 2 dan SRL 3 peningkatan arus yang terjadi lebih kecil …