2019 : ANALISIS PENGARUH FURNACE CHAMBER SHAPE PADA MILD COMBUSTION MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS

Ir. Sarwono MM.
Dr. Ridho Hantoro S.T., M.T.
Gunawan Nugroho ST, MT., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Teknologi pembakaran dengan kualitas pembakaran yang baik dapat menghasilkan temperature flame yang optimal serta emisi NOx yang rendah. Menurut pengamatan yang dilakukan oleh International Energy Agency, sekitar 81% dari total konsumsi energi dunia berasal dari bahan bakar fosil (International Energy Agency, 2015). Selain itu, seiring dengan adanya pemanasan global, regulasi untuk mengurangi emisi hasil pembakaran ini juga terus diperketat sesuai dengan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Hal inilah yang menjadi tuntutan bagi industri dan perusahaan pembangkit sebagai pengguna bahan bakar fosil terbesar untuk mengembangkan sistem pembakaran yang dapat mengatasi emisi gas buang hasil pembakaran. MILD Combustion merupakan salah satu teknologi pembakaran yang mampu menurunkan temperature maksimum flame sehingga dapat memberikan temperature yang uniform di dalam ruang pembakaran. MILD Combustion dapat dicapai dengan adanya flue gas recirculation untuk menaikkan temperatur preheated serta memberikan pengenceran pada oxidizer. Beberapa tahun terakhir, penelitian mengenai MILD Combustion yang berfokus pada parameter geometri hanya fokus pada desain burner, seperti kecepatan dan arah injeksi bahan bakar dan oxidizer, jarak antar nozzle, tipe pembakaran, letak dan susunan burner. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan penelitian mengenai efek furnace chamber shape pada MILD Combustion dengan menggunakan tipe pembakaran partially premixed combustion. 5 variasi utama pada penelitian ini adalah geometri furnace yang divariasikan sudut antara atap dan dinding furnace yaitu α=80°, α=85°, α=90°, α=95° dan α=100°. Pada setiap geometri furnace akan divariasikan besarnya equivalent ratio yaitu Ø=0,9 ; Ø=0,8 ; dan Ø=0,7. Dari penelitian-penelitian sebelumnya mengenai tipe pembakaran, penelitian yang berfokus mengenai geometri dari ruang pembakaran sendiri masih sedikit. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan mengenai penerapan tipe pembakaran partially premixed pada MILD Combustion yang berbasis simulasi numerik pada furnace chamber shape. Kata kunci : MILD Combustion, partially premixed, furnace chamber shape