2017 : Tingkat Kepedulian pada Implementasi Sistem Drainase Sesuai dengan Zero Delta Q dan Faktor Keberhasilannya pada Pengembangan Apartemen Di Surabaya

Dr Christiono Utomo S.T., M.T.


Abstract

Keterkaitan drainase dengan banjir tergantung pada perencanaan, pengoperasian, dan pemeliharaannya. Banjir merupakan permasalahan yang selalu dihadapi oleh kota Surabaya, maka dari itu perlu penertiban dampak-dampak dari pembangunan. Developer sebagai populasi dan sampel dari responden penelitian ini merupakan pemangku kepentingan pada pembangunan dan memiliki peran penting untuk mewujudkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepedulian dan menganalisis faktor keberhasilan serta penerapan sistem drainase oleh para pelaku konstruksi khususnya apartemen. Metode yang digunakan dalam menganalisis adalah analisis faktor. Adapun Analisis ini akan menjadi tolak ukur berhasilnya penerapan sistem drainase yang sesuai dengan prinsip Zero Delta Q (ZDQ) yang terdapat pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 menegenai Rencana Tata Ruang Wilayah tahun 2008. Hasil tingkat kepedulian para penanggung jawab konstruksi di developer apartemen yang berada di Surabaya yaitu telah membuat dan melaksanakan sistem dan bangunan drainase secara tepat walaupun tidak mengetahui prinsip-prinsip ZDQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 3 faktor terdiri dari faktor pengelolaan drainase memberikan pengaruh sebesar 52%, faktor perencanaan pengelolaan&perencanaan desain memberikan pengaruh keberhasilan sebesar 15%, dan faktor komitmen telah memberikan pengaruh keberhasilan sebesar 13%.