2017 : PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN (ADDITIVE) “HEMUT” SEBAGAI STABILISASI TANAH LEMPUNG LUNAK

Moh. Muntaha ST.,MT.
Mohamad Khoiri ST., MT., Ph.D
Wahyu Prasetyo Utomo S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemakaian kapur atau semen sebagai bahan additive telah banyak dipakai untuk menaikkan daya dukung tanah lempung yang umumnya rendah, pada penelitian ini akan digunakan additive Hemut. Hemut merupakan soil stabilizer yang sedang dikembangkan dan diteliti oleh tim Laboratorium Transportasi dan Geoteknik Departemen Teknik Infrastruktur Sipil - FV ITS.\nPencampuran antara tanah lempung asli dengan bahan additive Hemut di laboratorium dilakukan dengan cara manual dengan menambahkan bahan additive bervariasi sebesar 1, 2, 4, 6, 8 dan 10 % terhadap perbandingan berat kering tanah. Waktu pemeraman campuran lempung dengan additives dilakukan selama 1-3 hari sebelum dilakukan pengujian lebih lanjut.\nHasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Hemut untuk stabilisasi tanah lempung lunak, bagaimana perubahan karakteristik fisik dan mekanik tanah setelah distabilisasi dengan Hemut. Sehingga pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa Hemut dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan zat additive yang layak digunakan dan dapat dijadikan sebagai komoditas komersial perbaikan tanah lunak.\nKata Kunci: tanah lempung lunak, karakteristik fisik dan mekanik, Hemut.