2017 : Investigasi Pola Mobilitas Dan Angkutan Barang Di Wilayah Pulau-Pulau Kecil Terluar (Studi Kasus Di Kabupaten Maluku Barat Daya Propinsi Maluku)

Dr. Ir. Setyo Nugroho

Year

2017

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Mobilitas penduduk berkaitan erat dengan pembangunan sebab mobilitas penduduk merupakan bagian integral dari proses pembangunan secara keseluruhan. Artiya tidak ada pembangunan tanpa mobilitas penduduk dan begitu pula sebaliknya tidak ada mobilitas penduduk tanpa adanya pembangunan. Intensitas pembangunan di suatu daerah juga berpengaruh terhadap mobilitas penduduk, arus mobilitas penduduk ke daerah tersebut akan besar apabila intensitas pembangunannya tinggi, dan begitu juga sebaliknya. Ukuran mobilitas lebih sering digunakan di wilayah perkotaan dengan dukungan pilihan moda transportasi yang beragam serta jarak yang pendek. Disamping itu, mobilitas lebih sering digunakan terkait dengan isu sustainable transport system. Mobilitas penduduk di wilayah kepulauan yang memiliki ketergantungan mutlak terhadap moda transportasi laut, secara khusus pada pulaupulau kecil dengan pertumbuhan ekonomi lambat di wilayah perbatasan, menjadi salah satu isu penting perencanaan sistem transportasi di wilayah kepulauan. Studi ini berupaya menangkap secara jelas permasalahan mobilitas penduduk dan arus barang pada pulau-pulau kecil di wilayah perbatasan. Diharapkan dari studi ini diperoleh derajat mobilitas penduduk dan arus barang, serta dukungan infrastruktur transportasi dalam meningkatkan mobilitas penduduk dan arus barang di wilayah pulau-pulau terluar