2020 : PERANCANGAN SISTEM AQUISISI KADAR NITROGEN TANAMAN BERBASIS SENSOR OPTIK KLOROFIL DAUN SEBAGAI PEMODELAN PERTANIAN PRESISI PEMUPUKAN PADA TANAMAN PADI GALUR INDICA DAN JAPONICA DENGAN TEKNOLOGI SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)

Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum S.Si., M.Si., Ph.D
Mukhammad Muryono S.Si., M.Si., Ph.D
Dr. Eng Hosta Ardhyananta S.T., M.Sc.


Abstract

Padi merupakan tanaman yang paling penting di negeri kita Indonesia ini. Padi merupakan bahan pokok penduduk Indonesia, diketahui mengandung sekitar 52 % dan 54 % dari total kalori dan protein. Kebutuhan beras dilaporkan hampir mendekati setengah dari populasi dunia. Oleh karena itu, produksi padi perlu diupayakan agar selalu stabil. Banyak faktor baik abiotik maupun biotik yang dapat mengganggu stabilitas produksi padi tersebut. Salah satu kendala produksi padi adalah kebutuhan asupan Nitrogen yang linier dengan upaya peningkatan hasil produksi. Seperti diketahui bahwa Nitrogen merupakan faktor kunci dan masukan produksi yang termahal pada usaha padi sawah, dan apabila penggunaannya tidak tepat dapat mencemari air tanah. Sistem SRI merupakan cara untuk meningkatkan produksi padi hingga 2-4 kali lebih banyak metode konvensional. Metode SRI pada prinsipnya menitikberatkan pada penghematan penggunaan input seperti benih, penggunaan air, pupuk kimia dan pestisida kimia melalui pemberdayaan petani dan kearifan lokal. Chlorophyll meters dikembangkan sebagai salah satu alat optik yang digunakan untuk menentukan kadar klorofil yang terdapat pada daun secara langsung tanpa merusak /non destructive organ tanaman itu sendiri. Pendeteksian kandungan klorofil secara cepat dan efisien mampu mengidentifikasikan kecukupan hara nitrogen (N), sehingga penyerapan N oleh tumbuhan dapat diperoleh hasil optimal. Tujuan penelitian adalah untuk memprediksi takaran dan waktu pemupukan N pada padi galur indica dan japonica dengan metode SRI berdasarkan nitrogen tanaman. Identifikasi kecukupan hara nitrogen (N) merupakan strategi penting untuk sinkronisasi antara kebutuhan N tanaman padi dengan ketersedian N dalam tanah. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan petak terpisah dengan tiga ulangan, dimana masing-masing terdiri atas petak kontrol (tanpa N), N dosis rendah, dan N dosis tinggi. Anak petak adalah varietas padi jenis indica dan japonica. Hasil penelitian diharapkan dapat menentukan nilai signifikansi kadar klorofil dengan kadar N pada tanaman, dan mengidentifikasi secara tepat/presisi kebutuhan hara N optimal pada masing-masing galur padi. Kata kunci: padi, klorofil, nitrogen, SRI