2017 : PERCEPATAN ADMINISTRASI KONTRAK KERJA JASA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN SIX SIGMA

Dr.Ir. Mokh Suef M.Sc (Eng)
Gita Widi Bhawika S.ST.,M.MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Agar masyarakat dapat mengakses listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonominya secara merata di Indonesia, pemerintah mengeluarkan dan mengesahkan berbagai program dan kebijakan di bidang ketenagalistrikan nasional, antara lain Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Tahap 2, Program Pembangunan Ketenagalistrikan 35.000 MW, serta Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). RUPTL 2016-2025 menarget penambahan kapasitas pembangkit listrik menjadi 80,5 GW pada tahun 2025 untuk mencapai rasio elektrifikasi 100%. \n\nHal ini merupakan peluang yang cukup menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan yang menjadi bagian dalam rantai pasok bisnis ketenagalistrikan, seperti industri/perusahaan jasa proyek, operasi dan perawatan pembangkit listrik. Industri ini harus meningkatkan kualitas pekerjaannya agar pembangkit listrik yang dikerjakan dapat selesai tepat waktu dan bekerja maksimal. \n\nKendala yang sering dihadapi oleh perusahaan-perusahaan ini adalah lambatnya proses penyelesaian kontrak jasa pembangkit listrik. Hal ini berdampak pada peningkatan tagihan bruto pada pelanggan yang menyebabkan pencairan dana kas perusahaan menjadi lama yang menyebabkan penolakan perusahaan pada permintaan proyek servis pembangkit lainnya, menurunnya kualitas pelayanan pelanggan, serta beresiko ketidakmampuan perusahaan membayar kewajibannya kepada karyawan dan pihak lainnya.\n\nOleh sebab itu, diperlukan suatu penelitian untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode Six Sigma dengan metodologi Define, Measure, Analyze, Improve and Control (DMAIC) akan digunakan untuk mengetahui rootcause serta perbaikan yang direkomendasikan.\n\nHarapannya proses kontrak kerja jasa operasi dan perawatan pembangkit listrik serta kontrak proyek dapat lebih cepat diselesaikan, sehingga dapat berdampak pada kelancaran operasional dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi model percepatan proses pengerjaan pembangkit listrik. Sehingga, secara tidak langsung tujuan awal pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia melalui peningkatan kapasitas pembangkit serta pembangunan pembangkit dapat lebih cepat tercapai.\n\nKata kunci: lead time, Six Sigma, DMAIC, pembangkit listrik