2020 : INDIKATOR KESELAMATAN PADA BANGUNAN GEDUNG PUSAT PERBELANJAAN DARI BAHAYA KEBAKARAN

Moh. Arif Rohman ST., M.Sc., Ph.D

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Bahaya kebakaran merupakan situasi berbahaya yang dapat mengancam kehidupan, harta benda, maupun struktur bangunan. Pada bangunan gedung pusat perbelanjaan fungsi bangunan yang berbeda serta ramainya pengunjung menimbulkan risiko kebakaran yang lebih besar. Jaminan keselamatan pusat perbelanjaan seharusnya menjadi prioritas utama sejak tahap perencanaan hingga tahapan operasionalnya. Sebenarnya telah ada regulasi yang mengatur mengenai keselamatan terhadap kebakaran, yakni Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Regulasi ini diadopsi dari standard dan kode National Fire Protection Association (NFPA). Namun belum diketahui apakah adopsi peraturan tersebut telah melalui eksplorasi yang cukup dengan melalui serangkaian kegiatan penelitian agar indikator keselamatan terhadap bahaya kebakaran yang ada pada regulasi saat ini sudah sesuai dengan kondisi di Indonesia. Hingga saat ini belum banyak ditemukan penelitian yang secara spesifik mengkeksplorasi kriteria keselamatan pada bangunan gedung pusat perbelanjaan di Indonesia. Kota Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia yang memiliki banyak pusat perbelanjaan. Oleh karena itu maka diperlukan elaborasi untuk mengetahui indicator keselamatan terhadap bahaya kebakaran pada gedung perbelanjaan di kota ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah regulasi mengenai keselamatan terhadap bahaya kebakaran yang berlaku di Indonesia telah sesuai dengan kondisi lokal saat ini dan apakah masih ada kekurangan yang perlu ditambahkan berdasarkan persepsi antar responden. Penelitian ini diawali dengan survei pendahuluan dan pilot test untuk untuk memastikan bahwa kuesioner telah relevan dan benar-benar dipahami. Data hasil survei kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis awal, analisis deskriptif, analisis ANOVA, dan analisis faktor. Diharapkan hasil penelitian ini dapat diketahui kriteria keselamatan terhadap bahaya kebakaran yang lebih sesuai dan menggambarkan kondisi lokal gedung pusat perbelanjaan di Kota Surabaya.