2019 : EKSTRAKSI MINYAK Callophylum inophylum L DENGAN METODE MICROWAVE HYDRODIFFUSION GRAVITY

Prof.Dr. Ir Mahfud DEA
Dr. Lailatul Qadariyah ST., MT
Donny Satria Bhuana ST.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Tanaman nyamplung (Callophylum inophylum L) yang diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar alternatif. Energi alternatif yang diharapkan berasal dari ekstraksi minyak biji nyamplung. Proses ekstraksi minyak biji nyamplung membutuhkan tenaga,energy dan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil ekstraknya serta kecilnya yield yang didapatkan. Sehingga pada penelitian ini menggunakan metode baru yang ramah lingkungan untuk mendapatkan hasil yield lebih besar yaitu metode Microwave Hydrodiffusion and Gravity (MHG).Tujuan dalam penelitian ini adalah mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap metode microwave hydrodiffusion and gravity, lama waktu ekstraksi, kondisi bahan baku yang akan diekstrak, ukuran bahan baku dan daya microwave. Selain itu dalam penelitian ini juga akan ditentukan model kinetika untuk ekstraksi Callophylum inophylum L dengan metode microwave hydrodiffusion and gravity. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan perlakuan ekstraksi dan pengaruhnya terhadap hasilan minyak atsiri untuk selanjutnya mengusulkan pengembangan metode ekstraksi yang efektif, tepat, dan efisien dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi minyak atsiri. metode yang diusulkan dalam penelitian ini menitikberatkan pada minimalisasi waktu dan energi dalam proses ekstraksi dengan mengoptimalkan proses ekstraksi yang terjadi di dalam alat microwave. Penelitian kemudian dilakukan dengan pengecekan kualitas minyak yang merupakan hasil ekstraksi dengan menggunakan metode ini dibandingkan dengan metode konvensional. Perbandingannya dari segi yield,densitas, viskositas dan komponen kimiawinya. Dari penelitian ini, luaran yang diharapkan dari hasil penelitian ini Prosiding dalam pertemuan ilmiah Internasional dan dapat berkontribusi dalam proses ekstraksi untuk memenuhi kebutuhan energi dan energi terbarukan, serta perkembangan ilmu pengetahuan.