2018 : Pengembangan Desain dan Konstruksi Floating Dock sebagai Penguat Infrastruktur Galangan Kapal Nasional yang Terintegrasi dalam Program Tol Laut

Mohammad Nurul Misbah S.T.,M.T.
Dony Setyawan ST, M.Eng

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Program tol laut yang sudah berlaku di Indonesia sangat berpengaruh pada dunia perkapalan nasional, terbukti dengan jumlah armada kapal nasional semakin lama semakin meningkat. Sejalan dengan hal tersebut, industri perkapalan di Indonesia juga mendapatkan dampak positif, salah satunya adalah meningkatnya kebutuhan industri pengedokan untuk melakukan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan kapal, maupun pembangunan kapal baru. Beberapa perusahaan galangan kapal menggunakan graving dock untuk pembuatan dan peluncuran kapal. Akan tetapi semakin mahalnya harga lahan di darat menjadi hambatan tersendiri bagi perkembangan industri galangan kapal untuk membuat graving dock. Selain itu sulitnya mencari lahan tanah dengan karakteristik yang cocok untu pembuatan graving dock juga menjada kendala bagi galangan untuk mengembangkan fasilitas pembuatan atau reparasi kapal. Oleh karena itu dok apung menjadi pilihan untuk dikembangkan dalam industri galangan kapal. Kondisi floating dock harus dalam keadaan baik dan aman ketika beroperasi. Salah satu upaya untuk mendapatkan floating dock yang memenuhi kriteria kelayakan beroperasi adalah dengan mendesain suatu floating dock sesuai dengan peraturan klasifikasi. Sebagai salah satu fasilitas pengedokan, permasalahan yang seringkali muncul ketika floating dock beroperasi adalah deformasi berlebih yang terjadi ketika floating dock beroperasi. Hal tersebut diakibatkan oleh beban statis yang diterima oleh floating dock dalam waktu yang cukup lama, yaitu selama kapal melakukan docking (reparasi) di atas floating dock. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dan menentukan desain konstruksi floating dock yang tepat sehingga mampu mengurangi resiko deformasi yang berlebihan bahkan terjadi patah pada floating dock selama proses docking kapal. Penelitian kali ini dititikberatkan pada analisis desain floating dock dan kekuatan strukturnya. Kriteria deformasi dan kekuatan struktur floating dock didasarkan pada aturan klasifikasi. Analisis kekuatan struktur floating dock dibuktikan dengan metode numerik menggunakan software komersial untuk analisa elemen hingga yang terbukti mampu menjelaskan permasalahan kekuatan dan konstruksi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah pengembangan desain konstruksi floating dock dengan resiko deformasi terkecil dibandingkan dengan desain sebelumnya sehingga dapat direkomendasikan untuk pembangunan floating dock yang baru.