2018 : IDENTIFIKASI GEMPA VULKANIK TIPE A DAN B PADA SEISMOGRAF MENGGUNKAN PENGENALAN POLA DENGAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN OTOMASI PENGHITUNGAN AKTIVITAS SEISMIK MONITORING GUNUNG BERAPI

Lalu Muhamad Jaelani ST, M.Sc, Ph.D
Dwi Lastomo S.Si., M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Monitoring aktivitas Gunung Merapi meliputi berbagai aspek, antara lain: gas, deformasi, seismik, dan visual. Pada penelitian ini, fokus pada monitoring seismik. Seismik merupakan komponen terpenting pada pengambilan keputusan terkait status Gunung Merapi. Status Gunung Merapi meliputi: Normal, Waspada, Siaga, dan Awas. Selama ini, proses penghitungan jumlah gempa di BPPTKG masih dilakukan secara manual olah manusia begitupula pengidentifikasikan macam-macam fenomena yang ditampilakan oleh seismograf. Tidak hanya itu, proses input pada website merapi.bgl.esdm.go.id pun diinput secara manual. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah sistem pengidentifikasi jenis gempa vulkanik A dan B yang terekam pada seismograf digital pada intrumen monitoring Gunung Merapi. Identifikasi jenis gempa ini menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan dengan bantuan perangkat lunak matlab. Hasil identifikasi ini mempermudah penghitungan jumlah gempa pada monitoring seismik aktivitas Gunung Merapi. Proses input data kegempaan pun akan diinput ke web secara otomasi. Dari pembuatan sistem ini, diharapkan mampu meningkatkan keakuratan dan kecepatan proses monitoring dan transfer informasi ke pada masyarakat dan instansi terkait sehingga mengurangi korban jiwa. Jika sistem ini berhasil diuji coba, maka diharapkan dapat di duplikasi untuk jenis gempa yang lain (guguran, multi phase, tremoe, dan low frekuensi), jenis monitoring yang lain (Gas, devormasi, dan visual) dan Gunung Api lain yang terkhusus berlokasi di Jawa Timur, seperti G. Kelud, G. Ijen, G. Semeru, dan G Bromo. (magma.vsi.esdm.go.id)