2018 : Pengaruh Variasi Debit dan Properti Sedimen pada Perubahan Penampang Sungai

Dr.Ir. Ria Asih Aryani Soemitro M.Eng.
Mahendra Andiek Maulana ST., MT
Trihanyndio Rendy Satrya ST., MT.


Abstract

Sungai merupakan salah satu kunci untuk memahami perubahan bentuk permukaan bumi dalam kurun waktu yang panjang. Sifat dan karakter yang dibentuk oleh sebuah aliran sungai dapat menunjukkan bagaimana kondisi geologi, , topografi iklim, dan hidrologi pada daerah tersebut. Alur sungai yang dibentuk oleh stream power mengindikasikan potensi perubahan bentuk permukaan bumi berdasarkan parameter-parameter aliran yang terdapat di dalam sungai. Oleh sebab itu, dengan memahami komponen-komponen dalam suatu aliran sungai akan didapatkan salah satu penyebab terjadinya perubahan morfologi sungai dengan didasarkan pada tinjauan lapangan. Penelitian ini dilakukan dengan didasarkan pada kegiatan lapangan dan laboratorium untuk mendapatkan parameter-parameter primer yang berpengaruh pada proses perubahan penampang sungai. Kegiatan di lapangan meliputi pengukuran kecepatan aliran untuk selanjutnya digunakan dalam analisi debit; pengamatan kedalaman air sungai; dan pengambilan sampel sedimen. Data sekunder berupa informasi penampang sungai diperoleh dari hasil pengukuran Geo Processing Radar (GPR). Data dan sampel yang didapatkan dari lapangan selanjutnya akan dianalisis di laboratorium. Data kecepatan aliran dan penampang sungai digunakan untuk menentukan debit sungai. Sampel sedimen akan dianalisis menggunakan metode ayakan untuk mendapatkan distribusi butiran sedimen. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah korelasi antara parameter aliran (debit) dengan karakter sedimen untuk menentukan perubahan penampang sungai terutama pada bagian tikungan. Daerah tikungan sungai menjadi bagian yang paling kritis dalam proses perubahan penampang dan morfologi sungai. Hal ini disebabkan oleh variasi kondisi hidraulik dan bentuk geometri. Dengan penelitian ini, faktor yang berperan dalam perubahan penampang sungai diharapkan dapat diketahui sehingga masalah morfologi sungai dapat diketahui dengan lebih baik. Kata kunci: morfologi, sungai alluvial, meandering, sedimen, erosi, debit