2018 : Pra Desain Pabrik Pupuk MgSO4. 7H2O dari Bittern

Prof.Ir. Renanto M.Sc Ph.D


Abstract

Ketersediaan bahan baku Bittern (limbah garam) yang melimpah di Indonesia dan masih belum terproduksi sendiri oleh Indonesia menjadikan prospek pendirian pabrik pupuk MgSO 4. 7H 2 O dari Bittern di Indonesia ini sangat bagus karena selama ini Indonesia masih impor pupuk MgSO 4. 7H 2 O dari luar negeri. Selama ini Bittern seringkali dibuang langsung di perairan oleh masyarakat padahal kaya akan kandungan magnesium dan unsur lainnya. MgSO 4. 7H 2 O banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, salah satunya dapat digunakan untuk pupuk pertanian. Dalam pertanian, magnesium sulfat digunakan untuk memenuhi kurangnya magnesium atau belerang dalam tanah, magnesium merupakan elemen penting dalam molekul klorofil, dan sulfur adalah makronutrien penting lainnya. Dengan melihat tingkat konsumsi yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat pula, pada masa yang akan datang, kebutuhan Indonesia akan pupuk MgSO 4. 7H 2 O akan semakin bertambah oleh karena itu didirikan Pabrik pupuk MgSO 4. 7H 2 O dari Bittern ini tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam maupun luar negeri. Bahan baku pembuatan pupuk MgSO 4. 7H 2 O adalah Bittern, dengan bahan pembantu Natrium hidroksida (NaOH) dan larutan asam sulfat (H 2 SO 4). Karena sampai saat ini, pemenuhan kebutuhan pupuk MgSO 4. 7H 2 O dari Bittern sebagian besar masih impor dari negara seperti China dan India. Berdasarkan analisis ekonomi, laju pengembalian modal (IRR) pabrik ini sebesar 89, 98% pada tingkat suku bunga per tahun 12%, dengan laju inflasi sebesar 4% per tahun …