2018 : Konsep City Branding dalam Pengembangan Kampung Unggulan sebagai Daya Tarik Wisata Edukasi di Surabaya

Cahyono Susetyo ST., MSc
Hertiari Idajati ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Surabaya telah menetapkan beberapa kampung kota sebagai kampung unggulan sejak 2010, yang merupakan program Pemerintah Kota Surabaya dalam memberdayakan dan mengelola kampung-kampung tersebut menjadi sentra industri kecil dan menengah. Namun program ini tidak dibarengi dengan strategi keberlanjutannya. Hal ini tercermin dari beberapa kampung unggulan tersebut mengalami perkembangan yang stagnan bahkan cenderung mengalami penurunan (Ulvianti, 2011). Beberapa kendala lain yang dihadapi adalah terjadinya penurunan hasil produksi yang bersumber dari kurangnya pemasaran dan media promosi yang tidak berjalan. Kendala tersebut harus segara diatasi agar keberadaan kampung unggulan tidak menjadi punah. Jika ditinjau dari sudut kepariwisataan, kampung kota merupakan aset yang tak ternilai yang mempunyai potensi daya tarik wisata sosial budaya masyarakat setempat (Maryetti, Sulistyadi, Damanik, & Nurdiyanti, 2016). Menurut Maryetti, dkk (2016), hal itu disebabkan karena keanekaragaman seni dan adat istiadatnya. Kampung kota merupakan manifestasi nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Kampung kota membentuk identitas sebuah kota yang ditumbuhkan dari dalam secara mengakar oleh aktivitas sosial, ekonomi, budaya masyarakatnya (Silas, 2012) Kampung unggulan sebagai kampung kota mempunyai karakteristik sosial budaya yang berbeda-beda dengan produk unggulan yang juga berbeda. Sehingga hal ini menjadi peluang bagi kampung-kampung unggulan tersebut untuk menjadi salah satu daya tarik wisata Surabaya dengan menonjolkan karakteriktik masing-masing sekaligus dapat menjadi media promosi untuk produk UKM dalam meningkatkan produktivitas kampung unggulan. Untuk itu penting untuk diteliti lebih dalam lagi terkait dengan bagaimana kampung unggulan tersebut mampu memiliki brand (Brand Personality, Brand Positioning, dan Brand Identifiers) agar dapat bersaing antar kampung unggulan sebagai daya tarik wisata sekaligus memberikan pengalaman dan edukasi bagi wisatawam. Selain itu, perlu diteliti juga kesiapan kampung unggulan tersebut untuk bersaing dengan brand berkarakter lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi agar keberlanjutan kampung-kampung unggulan ini dapat terus berlangsung sebagai daya tarik wisata melalui konsep city branding.