2017 : Peningkatan Efektifitas Mesin Produksi Melalui Distribusi Kerusakan Dengan Mengeksplorasi Metode Maksimum Likelihood, Least Square Dan Bayesian

Drs. I Gst Ngr Rai Usadha M. Si
Valeriana Lukitasari S.Si
Endah Rokhmati Merdika Putri S.Si.M.Si., Ph.D


Abstract

Penelitian ini menyajikan peningkatan efektivitas mesin produksi dari informasi berupa rata-rata penggunaan, performansi dan kualitas dari hasil produksi. Waktu beroperasi dan performansi mesin erat kaitannya dengan kerusakan suku cadang mesin. Langkah yang dilakukan agar efektivitas meningkat biasanya dilandasi oleh estimasi-estimasi yang berasal dari informasi kerusakan yang tidak lengkap dan adanya ketidakpastian yang besar, sehingga hasilnya pun kurang memadai. Dengan mengeksplorasi beberapa teknik estimasi diharapkan peningkatan efektivitas akan bertambah baik.\nMetode yang akan digunakan pada tahap awal penelitian adalah mengidentifikasi performansi mesin produksi, melalui waktu kerusakan dan kualitas selama peralatan beroperasi. Jenis mesin yang diteliti adalah mesin penggilingan akhir semen. Dari setiap mesin penggilingan akhir akan dianalisa suku cadang yang sering mengakibatkan downtime. Langkah selanjutnya mencari distribusi data kerusakan dari suku cadang, apakah distribusi populasi diketahui atau tidak. Kemudian dilakukan uji kesesuaian untuk menetapkan bahwa data berdistribusi tertentu. Setelah distribusi kerusakan diperoleh, maka ditentukan parameter yang akan digunakan. Tahap terakhir, penggunaan metode estimasi yang sesuai dengan kondisi populasi. Metode least square mengestimasi parameter dengan cara meminimalkan jumlah kuadrat error-nya. Metode maksimum likelihood mendapatkan estimasi parameter dengan cara memaksimumkan fungsi likelihood nya. Sedangkan metode estimasi bayes mendapatkan estimasi parameter dengan mendapatkan informasi dari sampel dan populasi.\nPenelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis. Hasil penelitian secara teoritis dapat digunakan (i) memperkaya literatur peningkatan efisiensi dalam produksi, (ii) membandingkan metode estimasi parameter pada suatu kondisi parameter dan sampel, (iii) menjadi acuan untuk membenahi penentuan parameter terkait distribusi kerusakan. Secara praktis hasil penelitian dapat dijadikan referensi menganalisa berbagai informasi melalui kerusakan yang terjadi untuk dapat meningkatkan efektivitas peralatan.\nKata kunci: Efektivitas mesin, Mean square, Maksimum likelihood, Bayesian