2018 : DESAIN DAN PEMODELAN SISTEM MULTI-AGEN PROSES BISNIS INTERLIBRARY LOAN STUDI KASUS PERPUSTAKAAN DAN RUANG BACA ITS

Prof. Drs. Ec. Ir. Riyanarto Sarno M.Sc Ph.D
Adhatus Solichah Ahmadiyah S.Kom, M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Perpustakaan ITS sebagai unit yang mendukung terwujudnya Institusi yang berkelas internasional (World Class University) harus melakukan pembenahan-pembenahan pengelolaan teknologi informasi. Berdasarkan kajian tingkat kematangan tata kelola teknologi informasi di Perpustakaan pada pelayanan pengguna di Perpustakaan ITS ditemukan beberapa permasalahan terkait performa dan kualitas layanan Perpustakaan. Maka perlu adanya follow up dari kajian kebijakan yang sudah dirumuskan untuk meningkatkan mutu layanan Perpustakaan ITS. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab salah satu permasalahan terkait layanan tersebut yaitu bagaimana membuat Interlibrary Loan terintegrasi antara ruang baca-ruang baca departemen di seluruh ITS dengan Perpustakaan pusat. Interlibrary Loan adalah salah satu bentuk dari resource sharing atau berbagi sumber daya dimana perpustakaan di suatu institusi bisa meminjamkan koleksi kepada pengguna melalui perpustakaan lain yang bekerja sama dengan perpustakaan tersebut, sehingga material sebagian besar akan mudah dicari oleh pengguna atau pemustaka, contoh: jika mahasiswa Teknik Informatika ITS membutuhkan suatu referensi dari bidang lain seperti kedokteran, bisa jadi Ruang Baca Teknik Informatika atau bahkan Perpustakaan ITS tidak akan memiliki referensi itu karena bukan ranah dari institusi. Untuk menyelesaikan contoh permasalahan ini bisa dengan cara Interlibrary Loan antar universitas. Hingga saat ini belum ada sistem Interlibrary Loan terintegrasi pada Perpustakaan ITS. Pada penelitian ini akan dibuat model aktivitas-aktivitas yng diperlukan untuk membentuk sistem interlibrary loan Perpustakaan ITS kemudian membuat simulasi dengan metode Agent-Based Simulation dimana agent yang dimaksud adalah ruang baca-ruang baca departemen dan Perpustaaan ITS. Setelah dilakukan simulasi dan mendapatkan model proses bisnis yang optimal, maka proses bisnis ini akan diturunkan sebagai pedoman implementasi Interlibrary Loan di ITS. Dari penelitian ini diharapkan akan terbentuk proses bisnis sistem Interlibrary Loan di Perpustakaan ITS yang mampu berkoordinasi dengan ruang baca di departemen-departemen di ITS dan juga universitas lain. Hal ini akan memberi manfaat yang signifikan bagi civitas academika dalam pencarian koleksi dan secara tidak langsung mendorong berkembangnya atmosfir riset di ITS.